Kamis, April 16, 2026

Beberapa titik banjir di Jakarta. Hs/Rd
Sosial

Hujan Deras dan Luapan Ciliwung, Puluhan RT di Jakarta Terendam Banjir Hingga 500 Cm

INAPOS, JAKARTA.-  Sejumlah wilayah di DKI Jakarta masih tergenang banjir hingga Selasa (4/3/2025) pagi.

Tingginya intensitas hujan yang mengguyur kawasan hulu sejak Minggu (2/3) hingga Senin (3/3) malam, menyebabkan status Bendung Katulampa di Bogor sempat menyentuh level Siaga 1, yang berimbas pada luapan Kali Ciliwung dan genangan di sejumlah titik di Jakarta.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, hingga pukul 09.00 WIB, banjir merendam 62 RT dan empat ruas jalan di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.

Adapun wilayah terdampak meliputi:

  • Jakarta Barat: 10 RT di Rawa Buaya, Kedoya Selatan, dan Kembangan Selatan, dengan ketinggian air antara 30-90 cm.
  • Jakarta Selatan: 30 RT di Pondok Pinang, Pengadegan, Rawajati, Cilandak Timur, Pejaten Timur, Bintaro, dan Kebon Baru, dengan ketinggian air 30-330 cm.
  • Jakarta Timur: 22 RT di Bidara Cina, Cipinang Muara, Kampung Melayu, Bale Kambang, Cawang, Cililitan, dan Gedong, dengan ketinggian air mencapai 500 cm di beberapa titik.

Selain pemukiman, banjir juga merendam sejumlah ruas jalan:

  1. Jalan Basoka Raya, Joglo, Jakarta Barat (50 cm)
  2. Jalan Strategi Raya, Joglo, Jakarta Barat (50 cm)
  3. Jalan Puri Kembangan, Kedoya Selatan, Jakarta Barat (20 cm)
  4. Jalan Puri Mutiara, Cilandak Barat, Jakarta Selatan (100 cm)

Meski begitu, beberapa titik genangan mulai surut, termasuk 23 RT di Kampung Melayu, 4 RT di Tanjung Barat, 3 RT di Lenteng Agung, dan 2 RT di Srengseng Sawah.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyebutkan bahwa hingga saat ini sebanyak 1.201 jiwa mengungsi ke sejumlah lokasi, seperti sekolah, masjid, RPTRA, hingga ruko di kawasan Kampung Melayu, Bidara Cina, Cawang, Pejaten Timur, dan Cilandak Timur.

“BPBD telah menyalurkan bantuan logistik berupa makanan siap saji, air mineral, selimut, perlengkapan keluarga, hingga perlengkapan anak-anak (kidsware) kepada para pengungsi,” ujar Isnawa, Selasa (4/3/25).

Untuk mempercepat penanganan, BPBD DKI Jakarta terus mengerahkan personel di lokasi-lokasi terdampak guna memantau kondisi dan berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, serta Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan saluran air berfungsi optimal, bersama jajaran lurah dan camat setempat.

“Target kami, genangan bisa surut dalam waktu cepat. Bantuan logistik juga terus kami distribusikan agar masyarakat terdampak bisa terpenuhi kebutuhannya selama mengungsi,” tambah Isnawa.

BPBD DKI Jakarta juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. Dalam kondisi darurat, warga diminta segera menghubungi layanan darurat Jakarta Siaga 112 yang beroperasi 24 jam dan bebas pulsa. (Rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *