Beranda Parlemen Festival Milm Kampung Cirebon 2026 Jadi Penjaga Sejarah dan Identitas Budaya, Herman...

Festival Milm Kampung Cirebon 2026 Jadi Penjaga Sejarah dan Identitas Budaya, Herman Khaeron: Sumber Inspirasi Pembangunan

0
11
Gelaran Festival Milm Kampung Cirebon 2026. Kris

INAPOS, KOTA CIREBON.- Festival Milm Kampung Cirebon 2026 kembali menegaskan perannya sebagai wadah pelestarian sejarah, identitas, dan karakter budaya masyarakat. Ajang yang digelar oleh Majelis Seni Tradisi Cirebon ini dinilai mampu menghadirkan karya-karya kreatif yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi media edukasi tentang perjalanan sejarah kampung dan daerah.

Hal tersebut disampaikan H. Dr. Herman Khaeron melalui sambutan video yang ditayangkan pada Malam Anugerah Festival Milm Kampung Cirebon 2026 di Keraton Kacirebonan, Kota Cirebon, Selasa (28/7/2026).

Dalam sambutannya, Herman Khaeron mengatakan Festival Milm Kampung yang rutin diselenggarakan setiap tahun telah melahirkan berbagai ide, gagasan, inovasi, serta karya seni yang layak dipublikasikan dan diapresiasi melalui kompetisi.

“Festival Milm Kampung ini adalah lanjutan dari festival-festival sebelumnya yang telah melahirkan ide, gagasan, inovasi, dan karya-karya seni yang tentu bisa ditampilkan kepada publik, dinilai, dan pada akhirnya ada yang menjadi karya terbaik,” ujarnya.

Menurut Herman, Festival Milm Kampung memiliki makna yang lebih luas karena menjadi bagian dari upaya menjaga tradisi dan seni sebagai identitas masyarakat di setiap wilayah. Melalui karya-karya yang dihasilkan, kehidupan masyarakat kampung, karakter daerah, hingga perjalanan sejarah dapat terdokumentasikan dengan baik.

Ia menambahkan, tema Festival Milm Kampung Cirebon 2026 yang mengangkat Babad Kampung menjadi sarana penting untuk memperkenalkan sejarah berdirinya kampung maupun daerah kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda.

“Film Kampung bisa menjadi pewaris identitas dan karakter. Karya-karya tersebut mampu memotret situasi kampung, wilayah, dan sejarah daerahnya masing-masing,” katanya.

Tak hanya sebagai media pelestarian sejarah, Herman juga menilai festival ini mampu mempererat persatuan masyarakat melalui kisah-kisah yang diangkat dari perjalanan panjang sebuah kampung maupun daerah. Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam karya tersebut dapat menjadi inspirasi dalam pembangunan di masa depan.

“Selain menjadi pewaris identitas dan karakter, acara ini juga menjadi media pemersatu masyarakat dan pada akhirnya menjadi sumber inspirasi pembangunan,” ucapnya.

Herman Khaeron yang akrab disapa Kang Hero juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir secara langsung dalam Malam Anugerah Festival Milm Kampung Cirebon 2026 lantaran sedang menjalankan tugas negara. Meski demikian, ia berharap festival tersebut terus berkembang dan menjadi agenda budaya yang selalu dinantikan masyarakat setiap tahun.

“Saya berharap penyelenggaraan festival ini terus berkembang, menghasilkan karya-karya yang semakin berkualitas, bermanfaat bagi masyarakat, dan menjadi agenda budaya yang selalu dinantikan setiap tahunnya,” tuturnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Jawa Barat dari Partai Demokrat, dr. Ratnawati, M.K.K.K., mengapresiasi dedikasi para seniman serta tingginya antusiasme masyarakat yang dinilai menjadi kekuatan utama keberlangsungan Festival Milm Kampung Ciayumajakuning 2026.

Menurutnya, konsistensi penyelenggaraan festival dari tahun ke tahun menunjukkan komitmen masyarakat dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah di tengah perkembangan zaman.

“Terima kasih kepada para seniman atas dedikasinya dan kepada masyarakat Kota Cirebon atas antusiasmenya yang terus mendukung pelaksanaan Festival Milm Kampung dari tahun ke tahun,” ujarnya.

Ratnawati juga mengucapkan selamat kepada para penerima penghargaan dan berharap prestasi tersebut menjadi motivasi untuk terus melahirkan karya-karya seni yang lebih berkualitas.

“Saya ucapkan selamat kepada para pemenang dan seluruh penerima penghargaan. Semoga semakin berkarya dan semakin cemerlang pada tahun-tahun yang akan datang,” katanya.

Pada Malam Anugerah Festival Milm Kampung 2026, panitia memberikan penghargaan kepada karya film terbaik, sutradara terbaik, aktor terbaik, aktris terbaik, serta Anugerah Cipta Rasa Karsa. Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi Festival Milm Kampung sebagai salah satu agenda budaya unggulan di wilayah Ciayumajakuning sekaligus menjadi ruang kreativitas dalam melestarikan sejarah, tradisi, dan identitas budaya lokal.

Reporter: Kris

Editor: Redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini