Selasa, April 21, 2026

Ketua DPRD RI, Puan Maharani saat menerima kunjungan Ketua Majelis Nasional Republik Korea, Woo Won-Shik, di Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Foto: Agus/Hms
HeadlineNasionalPolitik

Aksi Heroik PMI Asal Indramayu Diakui Dunia, Puan Maharani: Cerminan Nilai Kemanusiaan Universal

INAPOS, JAKARTA.- Kisah keberanian Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Indramayu, Sugianto, yang menyelamatkan warga lanjut usia saat kebakaran hutan di Korea Selatan, menuai apresiasi luas.

Ketua DPR RI Puan Maharani menilai penghargaan yang diberikan Pemerintah Korea Selatan kepada Sugianto menjadi bukti nyata bahwa nilai kemanusiaan bersifat universal dan dijunjung bersama oleh Indonesia dan Korea Selatan.

Puan mengapresiasi penghargaan tersebut sebagai bentuk pengakuan atas aksi heroik Sugianto, yang saat itu bekerja sebagai nelayan di Korea Selatan.

Ia mempertaruhkan keselamatan dirinya demi menolong warga lanjut usia yang terjebak kebakaran hutan di wilayah Uiseong dan Yeongdeok, Provinsi Gyeongsang Utara, pada Maret 2025 lalu.

“Tindakan ini mencerminkan kepedulian, keberanian, dan semangat gotong royong yang menjadi nilai luhur masyarakat Indonesia dan diapresiasi oleh masyarakat Korea,” ujar Puan saat menerima kunjungan Ketua Majelis Nasional Republik Korea, Woo Won-Shik, di Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/26).

Penghargaan kepada Sugianto diserahkan langsung oleh Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung pada 2 Januari 2026. Tak hanya simbol penghormatan, Pemerintah Korea Selatan juga memberikan Visa F-2, yang memungkinkan Sugianto memperoleh izin tinggal jangka panjang serta membuka peluang mendapatkan status penduduk tetap.

Puan menilai, penghargaan tersebut bukan hanya kebanggaan bagi Sugianto dan keluarganya, tetapi juga bagi seluruh bangsa Indonesia. Aksi kemanusiaan yang dilakukan PMI di luar negeri, menurutnya, menjadi duta nilai-nilai positif Indonesia di mata dunia.

“Ini menunjukkan bahwa di mana pun warga Indonesia berada, mereka membawa nilai kemanusiaan, empati, dan keberanian yang menjadi jati diri bangsa,” kata Puan.

Dalam pertemuan tersebut, Puan dan Woo Won-Shik juga membahas penguatan kerja sama bilateral Indonesia–Korea Selatan di berbagai sektor strategis, mulai dari pendidikan, budaya, kepemudaan, pariwisata, hingga ekonomi kreatif.

Puan berharap, kerja sama dan diplomasi antarparlemen kedua negara dapat terus diperkuat demi membangun hubungan yang semakin erat dan saling menguntungkan, seiring dengan semangat kemanusiaan yang telah ditunjukkan oleh sosok sederhana seperti Sugianto.

Reporter: Agus

Editor: Redaksi Inapos 

 

56 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *