Kamis, April 16, 2026

Lapas Kelas I Cipinang menggelar program pembinaan kepribadian warga binaan. Nal
Hukum

Bangkitkan Harapan, Lapas Cipinang Gelar Diskusi Reflektif untuk Bina Kepribadian Warga Binaan

INAPOS, JAKARTA.- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan pemasyarakatan yang Pasti Bermanfaat bagi masyarakat.

Komitmen ini diwujudkan melalui program pembinaan kepribadian yang konsisten dan berdampak nyata bagi para Warga Binaan.

Salah satu program unggulan yang telah menjadi rutinitas setiap pekan adalah Forum Diskusi Kelompok (community group discussion), yang digelar setiap Kamis pagi pukul 09.00 hingga 11.00 WIB.

Kegiatan ini diikuti puluhan Warga Binaan dan menjadi ruang aman serta reflektif bagi mereka untuk berbagi pengalaman hidup, menyadari kesalahan masa lalu, serta membangun motivasi menjadi pribadi yang lebih baik.

Tidak berhenti di situ, pada sore harinya para peserta juga disuguhkan tayangan motivasi hidup berisi kisah inspiratif individu yang berhasil bangkit dari keterpurukan.

Tayangan ini diharapkan mampu menguatkan semangat dan menjadi panduan transformasi diri.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap Warga Binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga diberi ruang untuk tumbuh, memperbaiki diri, dan membangun kesiapan kembali ke masyarakat dengan mentalitas dan kepribadian yang lebih positif,” ujar Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, Selasa (27/5).

Wachid menegaskan bahwa pembinaan kepribadian merupakan jantung dari proses rehabilitasi yang humanis, serta menjadi bukti bahwa pemasyarakatan tidak hanya sebatas pengawasan, tetapi juga mencakup pemberdayaan.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi Bimbingan Kemasyarakatan, Endi Budi, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun kembali rasa percaya diri Warga Binaan.

“Mereka diajak berdialog, merenung, dan memandang masa depan dengan lebih jernih. Ini adalah proses penting agar mereka tidak hanya menyesali kesalahan, tetapi juga memiliki harapan untuk bangkit dan bermanfaat bagi lingkungannya nanti,” ungkapnya.

Salah satu peserta forum, SR (46), Warga Binaan kasus pembunuhan, mengaku merasakan perubahan besar sejak mengikuti kegiatan ini.

“Hidup saya dulu gelap. Tapi setelah ikut diskusi dan nonton tayangan motivasi, saya sadar bahwa saya masih punya kesempatan. Keluarga saya jadi alasan utama saya ingin berubah. Saya ingin keluar nanti sebagai orang yang lebih baik,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Program ini menjadi cerminan nyata bahwa pemasyarakatan yang ideal tidak hanya menghukum, tetapi juga memulihkan.

Melalui pendekatan pembinaan kepribadian yang menyentuh sisi emosional dan spiritual para Warga Binaan, Lapas Kelas I Cipinang terus menunjukkan dedikasinya dalam membentuk pribadi yang siap kembali ke tengah masyarakat dengan membawa harapan baru.

Reporter: Zaenal

Editor: Redaksi Inapos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *