Jumat, April 17, 2026

Dandim 0614/Kota Cirebon, Letkol Arm Drajat Santoso bersama Wali Kota Cirebon Effendi Edo saat meninjau pengerukan sedimen sungai Sukalila. Foto: Kris
DaerahTNI / POLRI

Dandim 0614/Kota Cirebon Tinjau Pengerukan Sungai Sukalila, Sinergi TNI dan Pemkot Wujudkan Kota Lebih Tertib

INAPOS, KOTA CIREBON.- Suara mesin alat berat yang mengeruk endapan lumpur di aliran Sungai Sukalila, Jalan Kalibaru, menjadi tanda dimulainya perubahan wajah kawasan tersebut.

Di tepi sungai, Wali Kota Cirebon Effendi Edo bersama Komandan Kodim (Dandim) 0614/Kota Cirebon Letkol Arm Drajat Santoso turut menyaksikan langsung proses pengerukan yang digagas sebagai bagian dari penataan lingkungan perkotaan, Senin (26/1/26).

Kehadiran unsur TNI dalam peninjauan ini menunjukkan kuatnya sinergi lintas sektor dalam mendukung program Pemerintah Kota Cirebon. Pengerukan dilakukan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung sebagai langkah awal mengembalikan fungsi sungai sekaligus memperindah kawasan bantaran.

Dandim 0614/Kota Cirebon, Letkol Arm Drajat Santoso, menegaskan komitmen jajarannya untuk mendukung penuh upaya penataan wilayah yang berdampak langsung pada keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

“Kami dari Kodim 0614/Kota Cirebon mendukung penuh kegiatan ini. Penataan sungai dan ruang publik seperti ini sangat penting untuk menjaga kelancaran aliran air, mencegah banjir, serta meningkatkan kenyamanan warga. Sinergi lintas sektor harus terus dijaga demi kemajuan Kota Cirebon,” ujarnya.

Bagi warga sekitar, pengerukan ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi harapan akan lingkungan yang lebih bersih dan aman dari genangan saat musim hujan tiba. Sungai yang selama ini mengalami pendangkalan diharapkan kembali memiliki daya tampung optimal.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menjelaskan bahwa pengerukan Sungai Sukalila merupakan kelanjutan dari program penataan bantaran sungai yang sebelumnya diawali dengan relokasi pedagang kaki lima (PKL). Proses relokasi dilakukan secara bertahap dengan pendekatan humanis agar tetap memperhatikan aspek sosial masyarakat.

“Setelah relokasi PKL, pemerintah kota bersama BBWS melakukan pengerukan sungai agar aliran air dapat berfungsi optimal. Harapannya, kawasan ini bisa menjadi ruang publik yang lebih rapi, bersih, dan aman, serta jalan di sekitarnya lebih nyaman digunakan bersama,” tutur Effendi Edo.

Peninjauan lapangan ini juga dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana teknis dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Pemerintah berharap, selain meminimalkan risiko banjir, penataan Sungai Sukalila juga mampu meningkatkan kualitas estetika kota, menjadikan kawasan Jalan Kalibaru lebih tertata dan representatif sebagai bagian dari wajah Kota Cirebon.

Reporter: Kris

Editor: Redaksi Inapos 

 

58 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *