Jumat, April 17, 2026

Kepala Disbudpar Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya.
Sosial

Disbudpar Kota Cirebon Gelar Festival Ramadan dengan Lomba Obrog dan Hijab Fashion

INAPOS, KOTA CIREBON.- Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon akan menggelar Festival Ramadan 2025.

Gelaran ini menghadirkan serangkaian acara menarik. Mulai dari Exhibition Bazar Takjil Fest, Ngabuburit On Stage, hingga Lomba Obrog Festival 2025 tingkat RW se-Kota Cirebon dan Hijab Fashion Ramadan tingkat TK dan PAUD.

Festival yang memperebutkan Piala Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon serta hadiah jutaan rupiah ini dijadwalkan berlangsung di halaman kantor Disbudpar Kota Cirebon pada 8 hingga 23 Maret 2025.

IMG 20250305 WA0057

Kepala Disbudpar Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengisi waktu di bulan Ramadan sekaligus menjadi momentum penting bagi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon dalam meluncurkan kalender event budaya dan pariwisata tahun 2025.

“Festival Ramadan ini menjadi momen perdana bagi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon dalam memperkenalkan kalender event 2025. Saat ini, tahapan seleksi untuk Lomba Obrog Festival sudah mulai berjalan, diikuti oleh perwakilan RW se-Kota Cirebon, yang jumlahnya sekitar 240 RW. Pemenangnya akan memperebutkan Piala Wali Kota Cirebon,” ujar Agus, Rabu (5/3/25).

Selain itu, Disbudpar juga menggelar Lomba Hijab Fashion Ramadan yang memperebutkan Piala Ibu Wakil Wali Kota Cirebon. Peserta lomba ini rencananya berasal dari kalangan TK dan PAUD, namun tidak menutup kemungkinan dibuka untuk umum.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang berburu takjil saat ngabuburit, Disbudpar juga akan menyediakan sekitar 20 booth takjil di halaman kantor Disbudpar.

“Rencananya acara digelar mulai 8 hingga 23 Maret 2025, tetapi kami akan evaluasi kembali sesuai kesiapan peserta. Insya Allah kegiatan ini tetap terlaksana,” tambah Agus.

Khusus Lomba Obrog Festival 2025, Agus menjelaskan bahwa penilaian akan dilakukan oleh tim juri profesional dengan menitikberatkan pada unsur kreativitas, kostum, dan konsep pertunjukan.

Pada tahap awal, setiap peserta diwajibkan mengirimkan video berdurasi 1 menit yang memperlihatkan keunikan obrog mereka.

“Video tersebut menjadi seleksi awal sebelum peserta terpilih tampil secara langsung di halaman kantor Disbudpar Kota Cirebon,” pungkasnya. (Kris)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *