dr Encep Ajak Masyarakat Jadikan Hari Ayah Nasional sebagai Momentum Refleksi dan Evaluasi
INAPOS, BANDUNG.- Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, dr. Encep Sugiana, mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan Hari Ayah Nasional yang jatuh pada 12 November sebagai momentum refleksi dan evaluasi terhadap peran ayah dalam keluarga.
Menurut dr. Encep, ayah memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter dan masa depan anak, terutama dalam menyiapkan generasi penerus yang tangguh menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Hari Ayah Nasional ini harus kita jadikan momen untuk mengevaluasi peran ayah dalam keluarga. Begitu pentingnya peran ayah dalam membangun generasi penerus bangsa, karena anak-anak kita inilah yang akan menentukan arah pembangunan ke depan,” ujar dr. Encep, Selasa (12/11/2025).
Politisi yang juga seorang dokter ini menyoroti fenomena father lefting — kondisi ketika ayah tidak hadir secara fisik maupun emosional di tengah keluarga. Menurutnya, hal ini menjadi tantangan serius di era modern yang dapat berdampak negatif terhadap tumbuh kembang anak.
“Banyak anak yang kehilangan sosok ayah, bukan hanya karena ditinggalkan secara fisik, tapi juga karena sang ayah tidak hadir secara emosional. Fisiknya mungkin ada di rumah, tapi tidak ada komunikasi dan ikatan batin dengan anak-anaknya,” jelasnya.
dr. Encep menambahkan, ketidakhadiran ayah dalam keluarga dapat menyebabkan berbagai dampak buruk seperti kekosongan emosional, kehilangan identitas, gangguan pembentukan karakter, hingga kesulitan dalam mengelola emosi dan spiritualitas anak.
“Dampaknya bisa serius. Anak kehilangan arah, mengalami rasa rendah diri, bahkan kehilangan kendali hidup dan spiritualitas,” tegasnya.
Melalui momentum Hari Ayah Nasional ini, dr. Encep mengajak para ayah untuk kembali menguatkan peran mereka sebagai teladan dan pelindung bagi keluarga.
“Mari kita evaluasi sikap dan perilaku kita sebagai ayah. Jadilah figur yang menjadi panutan, pelindung, dan sumber kekuatan bagi anak-anak kita. Wujudkan kasih sayang, tanggung jawab, dan akhlakul karimah dalam interaksi sehari-hari,” ajaknya.
dr. Encep berharap, semangat Hari Ayah Nasional dapat mendorong tumbuhnya keluarga yang harmonis dan generasi yang kuat, berkarakter, serta berakhlak mulia.
“Kedekatan hati, doa, dan teladan baik dari seorang ayah adalah kunci mengikat cinta di dalam keluarga. Dari situlah lahir generasi yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
Reporter: Ayi
Editor: Redaksi Inapos
