Jumat, April 17, 2026

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 tingkat kota/kabupaten. Hs/Nal
Pemerintah

Gubernur DKI Jakarta Pimpin Musrenbang 2026, Tekankan Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan

INAPOS, JAKARTA.- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 tingkat kota/kabupaten di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (21/3/25).

Dalam sambutannya, Pramono menekankan bahwa penyusunan RKPD memiliki peran krusial dalam memastikan keberlanjutan pembangunan Jakarta. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi dalam meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan.

“Sebagaimana arahan Presiden, seluruh jajaran pemerintah daerah perlu menguatkan komitmen dan sinergi dalam mendukung percepatan Indonesia Emas 2045,” ujar Pramono.

Gubernur menegaskan bahwa pembangunan Jakarta tahun 2026 akan difokuskan pada transformasi kota global, penguatan infrastruktur layanan dasar, serta ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Prioritas ini akan menjadi pedoman bagi pemerintah kota dan kabupaten dalam menentukan program kerja yang sesuai dengan karakteristik wilayah masing-masing.

Pramono juga menyoroti arah kebijakan di tiap wilayah, antara lain:

  • Jakarta Pusat: Fokus pada pertumbuhan jasa keuangan, pengembangan pusat riset kesehatan global, dan peningkatan produktivitas perdagangan.
  • Jakarta Utara: Pengembangan destinasi wisata pesisir dan budaya serta peningkatan akses menuju Kepulauan Seribu.
  • Jakarta Barat: Penguatan sektor pergudangan, fasilitas pendidikan tinggi, dan promosi sosial budaya untuk pariwisata.
  • Jakarta Selatan: Peningkatan investasi, pengembangan pusat retail dan inovasi bisnis, serta pengendalian kualitas udara dan serapan air.
  • Jakarta Timur: Pengembangan industri 4.0, UMKM, konektivitas transportasi, serta ketahanan pangan.
  • Kepulauan Seribu: Fokus pada wisata bahari, lumbung pangan, dan pengembangan ekonomi biru.

Gubernur juga menginstruksikan lima wali kota dan bupati Kepulauan Seribu untuk berkoordinasi dengan Bappeda DKI Jakarta dalam menindaklanjuti hasil Musrenbang.

Selain fokus pada perencanaan jangka panjang, Pramono menekankan percepatan sejumlah proyek strategis, seperti pengembangan kawasan Jakarta International Stadium (JIS), Waduk Sunter, dan pembangunan RSUD Internasional Cakung.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya penanganan masalah sosial, termasuk percepatan penurunan angka stunting yang saat ini masih berada di angka 19 persen.

“Saya ingin dalam 1-2 tahun ke depan, angka stunting di Jakarta turun di bawah 14 persen,” tegasnya.

Tak hanya itu, Gubernur meminta penyelesaian penyempitan jalan di ruas Jalan Fatmawati dan mendukung konsep Pulau Tematik di Kepulauan Seribu, seperti Pulau Kucing.

Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, menekankan pentingnya aspirasi masyarakat dalam Musrenbang RKPD 2026. Ia menyoroti bahwa Jakarta masih menghadapi tantangan besar, seperti banjir, kemacetan, dan kesenjangan sosial ekonomi.

“Peran DPRD adalah memastikan bahwa aspirasi masyarakat dapat tersalurkan dan terakomodasi dalam kebijakan pembangunan daerah,” ujarnya.

Khoirudin juga menegaskan bahwa RKPD menjadi dasar penyusunan APBD, sehingga penting bagi DPRD untuk memastikan kebijakan yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan warga Jakarta.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD, diharapkan program-program prioritas dapat berjalan optimal dan membawa manfaat luas bagi masyarakat Jakarta. (Nal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *