Kamis, April 16, 2026

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melakukan kunjungan ke Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Rd/Hs
Ekonomi dan Bisnis

Gubernur DKI Jakarta Tinjau Pasar Induk Kramat Jati, Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Idulfitri

INAPOS, JAKARTA.- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melakukan kunjungan ke Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (10/3/25), untuk memantau harga dan ketersediaan bahan pangan selama Ramadan dan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1446 Hijriah.

Peninjauan ini bertujuan memastikan stabilitas pasokan pangan bagi masyarakat Jakarta.

Dalam kunjungannya, Pramono berinteraksi langsung dengan pedagang untuk mendapatkan informasi mengenai kondisi pasar. Ia juga meninjau stok komoditas utama seperti sayuran dan buah-buahan.

“Pagi ini, saya datang langsung ke Pasar Induk Kramat Jati, yang menjadi pusat rantai pasok pangan di Jakarta. Alhamdulillah, stok pangan relatif tersedia, meskipun ada beberapa harga yang masih fluktuatif,” ujar Pramono.

Ia mengakui bahwa harga cabai rawit merah masih mengalami kenaikan, sementara harga daging segar juga sedikit naik. Namun, daging beku masih terpantau stabil.

Untuk menjaga stabilitas harga, Pemprov DKI Jakarta telah mengirimkan 10 truk bahan pangan setiap harinya ke wilayah yang mengalami kekurangan stok. Operasi Pasar (OP) ini akan dilakukan di 296 titik di seluruh Jakarta.

Selain itu, Pemprov juga menggencarkan kerja sama dengan daerah penghasil pangan melalui sistem contract farming guna mengatasi potensi kelangkaan, termasuk untuk komoditas cabai.

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan, menyatakan bahwa subsidi pangan diberikan dengan menjual bahan pokok di bawah harga pasar.

“Langkah ini untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.

Sementara itu, Trisna (55), salah satu pedagang di Pasar Induk Kramat Jati, mengungkapkan bahwa harga cabai merah mengalami kenaikan dari Rp 30 ribu menjadi Rp 40 ribu per kilogram akibat meningkatnya permintaan selama Ramadan.

Sebaliknya, harga cabai rawit justru turun dari Rp 60 ribu menjadi Rp 45 ribu per kilogram karena pasokan yang melimpah.

Dalam kunjungan ini, Gubernur Pramono didampingi Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Marullah Matali; Plt Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati; serta Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo. (Rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *