Kamis, April 16, 2026

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi memberikan bantuan kepada siswa SLB. Ery
PemerintahSosial

Gubernur Jateng Sentuh Hati Siswa SLB di Hardiknas, Bantuan Pendidikan Jadi Penyemangat Anak Berkebutuhan Khusus

INAPOS, BANYUMAS.- Suasana haru dan bahagia menyelimuti Alun-alun Banyumas saat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tingkat Provinsi Jawa Tengah, Jumat (2/5/25).

Senyum ceria terpancar dari wajah para siswa saat menerima bantuan pendidikan langsung dari Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.

Seperti seorang ayah kepada anaknya, Gubernur Luthfi dengan lembut mengelus kepala para siswa yang menerima bantuan. Momen penuh kehangatan ini dirasakan langsung oleh dua siswa SLB ABCD Kuncup Mas Banyumas, Rifa Febriani dan Elina Azkadina.

Keduanya masing-masing menerima bantuan biaya pendidikan dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sebesar Rp2.400.000.

“Rifa memiliki hambatan intelektual (tuna grahita), dan Elina mengalami hambatan rungu wicara. Mereka berasal dari keluarga kurang mampu, jadi bantuan ini sangat berarti,” ungkap Tri Ambar, guru pendamping dari SLB tersebut.

Tri menambahkan, bantuan tersebut akan sangat membantu pemenuhan kebutuhan sekolah seperti seragam dan perlengkapan lainnya, mengingat SLB Kuncup Mas merupakan sekolah swasta yang masih memungut iuran.

“Dengan bantuan ini, kebutuhan seragam olahraga dan perlengkapan sekolah lainnya bisa terpenuhi. Ini bentuk nyata perhatian Pemprov Jateng kepada siswa-siswa berkebutuhan khusus,” ucapnya penuh syukur.

Tak hanya bantuan biaya pendidikan, dalam rangkaian kegiatan Hardiknas itu juga diberikan beasiswa bagi Anak Tidak Sekolah (ATS), baik yang sudah putus maupun yang rentan putus sekolah.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga meresmikan SLB Negeri Banyumas serta memberikan penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada insan pendidikan berprestasi.

Gubernur Ahmad Luthfi dalam sambutannya menegaskan pentingnya kebermanfaatan pendidikan sebagaimana yang diarahkan oleh Presiden. Ia menekankan, pendidikan harus menyentuh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

“Kita terus mencari anak-anak yang putus sekolah, lalu kita bantu mereka agar bisa sekolah kembali. Kita juga memperhatikan infrastruktur sekolah, agar proses belajar mengajar semakin berkualitas,” terang Luthfi.

Menurutnya, pendidikan yang komprehensif merupakan fondasi dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat, baik untuk masa kini maupun masa depan.

Tri Ambar pun menyampaikan pesan menyentuh kepada para pelajar lainnya agar tetap semangat dalam menuntut ilmu.

“Untuk anak-anakku, tetap semangat belajar demi masa depan. Kami dari SLB saja tetap berjuang meski penuh hambatan. Selamat Hari Pendidikan Nasional,” pungkasnya.

 

Reporter: Ery

Editor: Redaksi Inapos 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *