Beranda Parlemen Ketua DPRD DKI Bantah Ada Rencana Kenaikan Tarif Parkir Jakarta hingga Rp60...

Ketua DPRD DKI Bantah Ada Rencana Kenaikan Tarif Parkir Jakarta hingga Rp60 Ribu per Jam

0
25
DPRD DKI Tegaskan Belum Bahas Kenaikan Tarif Parkir. Agus/Hms

INAPOS, JAKARTA.- Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin menegaskan belum ada pembahasan resmi mengenai rencana kenaikan tarif parkir di Jakarta. Isu tarif parkir hingga Rp60 ribu per jam yang beredar di media sosial disebut masih sebatas wacana.

Suhud mengatakan, DPRD DKI Jakarta hingga saat ini belum pernah membahas rencana penyesuaian tarif parkir tersebut. Bahkan, ia mengaku tidak mengetahui sumber awal munculnya isu kenaikan tarif parkir di Ibu Kota.

“Terkait kenaikan parkir ini belum. Sebetulnya, kami juga tidak mengetahui dari mana isu tentang kenaikan parkir itu. Di dewan tidak ada pembahasan terkait kenaikan parkir, itu tidak ada,” ujar Suhud, Rabu (26/8/2026).

Suhud kembali menegaskan bahwa sampai saat ini belum terdapat agenda resmi di DPRD DKI Jakarta yang membahas kenaikan tarif parkir.

Ia meminta masyarakat tidak langsung mempercayai informasi yang beredar sebelum ada keputusan resmi dari pemerintah daerah maupun DPRD DKI Jakarta.

“Saya kira ini baru sebatas isu. Belum ada pembahasan terkait kenaikan parkir di DKI Jakarta,” katanya.

Dengan demikian, informasi mengenai kenaikan tarif parkir hingga puluhan ribu rupiah per jam belum dapat disebut sebagai kebijakan resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga memberikan klarifikasi terkait isu kenaikan tarif parkir mobil hingga Rp60 ribu per jam yang viral di media sosial.

Pramono mengaku baru mengetahui nominal tersebut setelah isu mengenai kenaikan tarif parkir ramai diperbincangkan masyarakat.

Menurutnya, hingga kini belum terdapat keputusan resmi mengenai penetapan tarif parkir baru di Jakarta.

Reporter: Agus

Editor: Redaksi

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini