Sabtu, April 18, 2026

Safety Campaign di Kilang Pertamina Balongan. Kris/Hs
Ekonomi dan Bisnis

Kilang Pertamina Balongan Gelar Safety Campaign, Ingatkan Pentingnya Keselamatan Kerja di Ketinggian

INAPOS, INDRAMAYU.- Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit VI Balongan terus berlanjut dengan berbagai kegiatan.

Salah satu agenda utamanya adalah Safety Campaign, yang dimulai dari Fungsi Produksi 1 pada Senin (10/2/25).

Kompetisi Safety Campaign antar fungsi ini berlangsung selama empat hari, 10-14 Februari 2025, dengan lokasi kegiatan mencakup area kilang, Komplek Perumahan Pertamina Bumi Patra Indramayu, hingga Water Intake Facility di Salamdarma, Subang.

Pada kesempatan ini, Manager Produksi 1 PT KPI RU VI Balongan, Ari Wicaksono, menekankan pentingnya keselamatan dalam bekerja di ketinggian.

Ia mengingatkan bahwa kecelakaan akibat jatuh dari ketinggian dapat berakibat fatal, sehingga pekerja wajib menggunakan full-body harness, helm, sepatu safety, serta mengikuti prosedur keselamatan kerja yang telah ditetapkan.

“Pastikan area tempat kita bekerja dan perlengkapan kerja sudah sesuai prosedur keselamatan. Sayangi nyawa kita, keluarga menunggu di rumah,” tegas Ari.

Dalam kampanye ini, pekerja menampilkan kreativitas dengan membawa poster edukatif serta melakukan cosplay superhero menggunakan alat pelindung diri (APD), mengusung pesan bahwa pahlawan di dunia nyata adalah mereka yang bekerja dengan memperhatikan keselamatan.

Ketua Bulan K3 RU VI, Nurcholis, turut mengapresiasi semangat pekerja dalam mengikuti kampanye ini. Ia mengingatkan bahwa seluruh pekerja harus memahami dan menerapkan Corporate Life Saving Rules (CLSR) Pertamina sebagai pedoman untuk mencegah kecelakaan kerja.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relation, and CSR PT KPI RU VI Balongan, Mohamad Zulkifli, menegaskan bahwa Bulan K3 bukan hanya untuk internal perusahaan, tetapi juga melibatkan keluarga dan masyarakat sekitar kilang.

“Kilang yang aman dan handal, serta nol kecelakaan kerja adalah kunci kelancaran produksi BBM untuk masyarakat,” pungkas Zulkifli. (Kris)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *