Korlantas Siapkan One Way Sepenggal, Antisipasi Puncak Mudik 18 Maret 2026
INAPOS.ID ,CIKAMPEK — Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) sepenggal tahap pertama guna mengantisipasi kepadatan arus mudik Lebaran 2026 di ruas Tol Trans Jawa.
Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Agus Suryonugroho, mengatakan kondisi arus lalu lintas di sejumlah titik Tol Jakarta–Cikampek mulai menunjukkan peningkatan volume kendaraan.
“Kami laporkan bahwa situasi arus lalu lintas saat ini dari KM 29, KM 57, hingga KM 70 cukup padat. Oleh karena itu, Korlantas Polri bersama para pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Perhubungan dan Jasa Marga, akan melakukan sosialisasi penerapan one way sepenggal tahap pertama,” ujar Agus di Pelabuhan Gilimanuk, Selasa (17/3/2026).
Ia menjelaskan, skema one way sepenggal tahap pertama akan diterapkan mulai KM 70 hingga KM 263 yang mengarah ke wilayah Jawa Tengah. Kebijakan ini diharapkan mampu mengurai kepadatan kendaraan dari Jakarta menuju jalur Trans Jawa, terutama saat puncak arus mudik.
Menurut Agus, penerapan rekayasa lalu lintas tersebut merupakan bagian dari strategi besar dalam Operasi Ketupat 2026 untuk memastikan perjalanan masyarakat tetap aman, tertib, dan lancar.
“Kami optimistis langkah ini dapat memperlancar arus kendaraan dari Jakarta menuju Jawa Tengah hingga Jawa Timur. Dengan penerapan one way sepenggal ini, diharapkan distribusi kendaraan lebih merata,” katanya.
Lebih lanjut, ia menilai kebijakan pemerintah seperti Work From Anywhere (WFA) serta Surat Keputusan Bersama (SKB) lintas instansi turut membantu mengurai kepadatan arus mudik.
“Dengan adanya kebijakan WFA, keberangkatan masyarakat menjadi lebih tersebar. Ditambah SKB yang strategis, ini sangat membantu dalam mengelola pergerakan arus lalu lintas,” ujar Agus.
Sebelumnya, Korlantas Polri juga telah mengantisipasi puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026. Pada tanggal tersebut, rencananya akan diberlakukan sistem one way nasional.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Menteri Perhubungan dan Dirut Jasa Marga. Puncak arus mudik diprediksi terjadi 18 Maret, sehingga antara pukul 10.00 hingga 12.00 WIB akan diberlakukan one way nasional,” kata Agus di Pos Terpadu Rest Area KM 57 Tol Cikampek, Senin (16/3).
Namun demikian, ia menegaskan bahwa penerapan skema tersebut tetap bersifat dinamis, menyesuaikan kondisi lalu lintas di lapangan berbasis teknologi pemantauan (traffic accounting).
“Apabila kondisi lalu lintas masih dapat dikendalikan, maka kemungkinan bisa diterapkan one way sepenggal terlebih dahulu. Semua akan kami evaluasi dan umumkan secara resmi,” ujarnya.
Korlantas Polri mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik untuk memantau informasi lalu lintas terkini serta mematuhi arahan petugas di lapangan demi kelancaran bersama.
Reporter: Jaenal
