Nova Harivan Paloh: Jakarta Fair 2025 Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Jadi Etalase UMKM
INAPOS, JAKARTA.- Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh, mengapresiasi penyelenggaraan Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2025 yang dinilainya berhasil menjadi motor penggerak ekonomi, khususnya melalui pelibatan aktif pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Penyelenggaraan Jakarta Fair tahun ini saya rasa sudah cukup baik, apalagi dengan berbagai acara hiburan yang menambah daya tarik. Ini menjadi ruang bagi UMKM untuk meningkatkan penjualan dalam skala besar,” ujar Nova pada Senin (14/7/25).
Nova menyaksikan langsung antusiasme tinggi masyarakat yang memadati area pameran. Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti bahwa Jakarta Fair tetap menjadi event yang dinanti dan memiliki dampak ekonomi signifikan.
“Saya melihat antusiasme warga sangat luar biasa, tumpah ruah dalam nuansa kegembiraan. Ini tentu menjadi salah satu faktor yang turut mendorong pertumbuhan ekonomi,” katanya.
Selama lebih dari satu bulan pelaksanaan, Jakarta Fair 2025 mencatat omzet mencapai Rp7,3 triliun dengan jumlah pengunjung lebih dari 5,9 juta orang.
Nova menilai angka tersebut menjadi indikator kuat bahwa Jakarta Fair memiliki potensi besar dalam menggerakkan roda perekonomian daerah.
“Event seperti ini bisa menjadi motor penggerak ekonomi, terutama karena memberi panggung besar bagi UMKM untuk memasarkan produknya,” tambahnya.
Nova juga memberikan apresiasi terhadap inovasi dan kreativitas para pelaku usaha yang semakin terlihat dalam ajang tahun ini, terutama dari sisi pengemasan produk yang menarik perhatian pengunjung.
“Jakarta Fair harus terus berkembang dengan inovasi baru. Saya melihat ada produk dengan kemasan unik yang langsung menarik perhatian. Ini bentuk kreativitas yang perlu terus didorong,” ujarnya.
Tak hanya aspek ekonomi, Nova juga menyoroti pentingnya pelestarian budaya Betawi dalam ajang Jakarta Fair. Ia menilai keberadaan ornamen khas seperti ondel-ondel dan ikon-ikon Jakarta lainnya harus tetap menjadi bagian dari event tersebut.
“Saya sangat berharap ornamen budaya Betawi seperti ondel-ondel tetap menjadi bagian dari event ini. Bahkan dalam event internasional seperti Formula E pun, ikon-ikon khas Jakarta seperti itu perlu ditampilkan agar dikenal luas, termasuk oleh wisatawan asing,” tandas Nova.
Reporter: Zaenal
Editor: Redaksi Inapos
