Peringatan Hari Jadi Cirebon ke-598, Wali Kota Edo: Mari Panjangkan Naungan dan Perluas Pengabdian
INAPOS, KOTA CIREBON.- Upacara peringatan Hari Jadi Cirebon ke-598 berlangsung khidmat dan penuh makna di Alun-alun Kejaksan, Sabtu (28/6/25).
Dalam nuansa sakral yang diiringi semangat kebersamaan, Wali Kota Cirebon Effendi Edo tampil sebagai pembina upacara dan menyampaikan sambutan yang menyentuh hati, penuh refleksi sejarah dan tekad membangun masa depan.
Wali Kota menyatakan bahwa peringatan tahun ini sangat istimewa, karena menjadi peringatan pertama yang ia hadiri bersama Wakil Wali Kota Siti Farida Rosmawati sebagai pasangan pemimpin daerah hasil Pilkada 2024.
“Pada peringatan Hari Jadi ke-598 ini, kami bersimpuh dalam hormat atas panjangnya sejarah kota ini, dan bersiap melangkah ke masa depan dengan hati yang bersih,” ujar Wali Kota Edo dalam pidatonya.
Tema peringatan “Cirebon Mayungi lan Nyumponi” diangkat sebagai pengingat filosofi mendalam yang mencerminkan peran pemerintah. Mayungi berarti menaungi dan melindungi, sementara Nyumponi berarti memenuhi dan melayani dengan sepenuh jiwa.
“Dua kata itu adalah cerminan tanggung jawab pemerintah: menjadi pelindung rakyat sekaligus pelayan yang tanggap dan tulus,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyinggung kekayaan sejarah Cirebon yang lahir dari ajaran dan perjuangan Sunan Gunung Jati, serta peran kota sebagai simpul perdagangan, dakwah, pendidikan, dan budaya multikultural.
“Dari dulu hingga sekarang, Cirebon adalah ruang hidup yang merangkul semua kalangan. Masjid, pesantren, dan pasar berdiri berdampingan dalam satu denyut kehidupan,” tuturnya.
Lebih lanjut, Edo menyampaikan visi pembangunan “Cirebon Setara Berkelanjutan”—akronim dari Sejahtera, Tertata, Aspiratif, Aman, dan Berkelanjutan. Ia menegaskan, visi ini bukan sekadar slogan, melainkan pijakan nyata dalam pembangunan yang adil dan inklusif.
“Cirebon ini milik kita bersama, rumah besar tempat kita berbagi harapan. Maka mari kita jaga kota ini seperti rumah sendiri. Mari panjangkan naungan dan perluas pengabdian, agar Cirebon tak hanya jadi kota sejarah, tapi juga kota harapan masa depan,” tegasnya.
Wali Kota juga menyampaikan penghargaan kepada para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh warga yang telah menjaga harmoni dan turut membangun kota ini dari waktu ke waktu.
Menutup sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh warga untuk menjadikan peringatan Hari Jadi sebagai momentum refleksi dan kebangkitan.
“Dirgahayu Cirebon ke-598 dan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah. Semoga Allah SWT meridai segala upaya luhur kita dalam melayani dan menyejahterakan masyarakat Kota Cirebon,” pungkasnya dengan penuh harap.
Upacara peringatan ini juga turut dihadiri oleh Forkopimda, jajaran ASN, tokoh adat, pelajar, serta masyarakat dari berbagai lapisan yang memadati kawasan alun-alun dengan penuh antusiasme dan rasa bangga terhadap kotanya.
Reporter: Kris
Editor: Redaksi Inapos
