Jumat, April 17, 2026

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi membuka Jateng Fair 2025. Ery
Ekonomi dan Bisnis

Jateng Fair 2025 Resmi Dibuka, Gubernur Luthfi Gratiskan Tiket Masuk

INAPOS, SEMARANG.- Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi secara resmi membuka gelaran Jateng Fair Festival 2025 di Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) Kota Semarang, Jumat (27/6/25) malam.

Event tahunan yang menjadi kebanggaan warga Jawa Tengah ini mengusung tema “The New Innovation” dan dibuka secara gratis untuk seluruh masyarakat.

Diselenggarakan selama 10 hari, mulai 27 Juni hingga 6 Juli 2025, Jateng Fair menawarkan beragam suguhan menarik seperti produk unggulan daerah, pameran inovasi pembangunan, pertunjukan musik, wahana permainan, kuliner khas, serta stan-stan UMKM dari seluruh penjuru Jawa Tengah.

“Kali ini, pengunjung tidak dikenakan biaya tiket masuk. Kami ingin masyarakat luas bisa menikmati suasana hiburan dan promosi pembangunan yang kami sajikan,” ungkap Direktur PT PRPP Jawa Tengah, Hery Kristanto, dalam laporannya.

Sebanyak 184 stan memeriahkan area PRPP, terdiri dari 23 stan SKPD Pemprov Jateng, 15 stan Pemkab/Pemkot, 11 stan BUMD, dua stan dari kementerian/BUMN, 30 stan perusahaan swasta nasional, 14 stan UMKM lokal, 75 stan makanan-minuman, serta 12 stan otomotif. Sementara di panggung hiburan, sebanyak 20 musisi lokal dan nasional dijadwalkan tampil meramaikan festival ini.

Menurut Hery, perampingan durasi pelaksanaan dari 17 hari menjadi 10 hari merupakan hasil evaluasi Pemprov dari tahun-tahun sebelumnya, demi meningkatkan efisiensi sekaligus fokus pada kualitas acara.

Gubernur Ahmad Luthfi dalam sambutannya menegaskan bahwa Jateng Fair 2025 bukan hanya acara seremonial, tetapi menjadi wahana nyata untuk menampilkan inovasi dan hasil pembangunan dari berbagai sektor. Ia berharap, semangat kolaborasi bisa terus diperkuat demi membangun Jawa Tengah secara merata.

“Jateng Fair harus bisa bersaing dengan Jakarta Fair (PRJ). Kita punya potensi besar di bidang UMKM, budaya, pariwisata, dan industri kreatif. Semua pihak, termasuk OPD, BUMD, bupati, wali kota, dan masyarakat harus berperan aktif,” tegas Luthfi.

Ia juga menekankan pentingnya nilai kebersamaan dalam membangun daerah. “Pembangunan tidak bisa dilakukan dengan ego sektoral. Kita harus bangun bersama, gotong royong, untuk Jateng yang lebih maju,” tandasnya.

Turut hadir dalam pembukaan, Sekda Jateng Sumarno, jajaran kepala OPD dan BUMD, serta sejumlah bupati dari berbagai daerah, termasuk Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, dan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq.

Usai pembukaan, Gubernur Luthfi meninjau sejumlah stan pameran di Balai Merapi dan Merbabu, berdialog dengan peserta dan pengunjung, serta memberikan semangat bagi para pelaku usaha dan inovator lokal.

Reporter: Ery

Editor: Redaksi Inapos 

 

6 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *