Jumat, April 17, 2026

Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penyerahan laporan capaian hasil Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) dan penyelamatan keuangan negara tahun 2025 yang digelar di Gedung Utama Kompleks Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, pada Rabu, 24 Desember 2025. (Foto: BPMI Setpres)
NasionalHeadlineHukum

Presiden Prabowo Saksikan Laporan Satgas PKH 2025, Negara Selamatkan Rp6,6 Triliun dan Kuasai Kembali 4 Juta Hektare Hutan

INAPOS, JAKARTA.- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan langsung penyerahan laporan capaian kinerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) dan hasil penyelamatan keuangan negara tahun 2025.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Utama Kompleks Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Rabu (24/12/25), sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat penegakan hukum dan pengamanan kekayaan negara di sektor kehutanan dan sumber daya alam.

Dalam laporannya, Jaksa Agung ST Burhanuddin menyampaikan bahwa Satgas PKH hingga saat ini berhasil menguasai kembali kawasan hutan dengan total luas mencapai 4.081.560,58 hektare. Dari jumlah tersebut, Satgas PKH menyerahkan kembali kawasan hutan tahap V seluas 893.002,383 hektare.

Kawasan yang diserahkan terdiri atas perkebunan kelapa sawit seluas 240.575,383 hektare dari 124 subjek hukum yang tersebar di enam provinsi. Lahan tersebut diserahkan melalui Kementerian Keuangan dan Danantara untuk selanjutnya dikelola oleh Agrinas.

Selain itu, terdapat kawasan hutan konservasi seluas 688.427 hektare yang tersebar di sembilan provinsi dan diserahkan kepada Kementerian Kehutanan guna dilakukan pemulihan ekosistem hutan.

Tak hanya itu, Jaksa Agung juga melaporkan keberhasilan Satgas PKH dan Kejaksaan Agung dalam menyelamatkan keuangan negara. Total nilai uang negara yang berhasil diserahkan mencapai Rp6.625.294.190.469,74.

Nilai tersebut berasal dari penagihan denda administratif kehutanan sebesar Rp2.344.965.750.000 dari 20 perusahaan kelapa sawit dan satu perusahaan tambang nikel. Sementara itu, Rp4.280.328.440.469,74 berasal dari penyelamatan keuangan negara atas penanganan perkara tindak pidana korupsi, termasuk kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) dan perkara impor gula.

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kementerian dan lembaga yang terlibat dalam Satgas PKH.

Ia secara khusus menyoroti kerja keras para petugas di lapangan yang menghadapi berbagai tantangan, mulai dari proses verifikasi hingga penegakan hukum.

“Saya berterima kasih atas nama negara, bangsa, dan rakyat Indonesia. Saudara-saudara telah bekerja keras dengan sangat sulit di medan-medan yang sulit. Verifikasi 4 juta hektare bukan pekerjaan ringan, menghadapi banyak korporasi yang berupaya menghambat proses penyelidikan dan investigasi,” ujar Presiden Prabowo.

Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus menertibkan kawasan hutan, menindak tegas pelanggaran hukum, serta memastikan pengelolaan sumber daya alam berjalan sesuai aturan demi kepentingan negara dan kesejahteraan rakyat.

Reporter: Agus

Editor: Redaksi Inapos 

 

59 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *