Beranda Parlemen Puan Maharani: Parlemen Kunci Wujudkan Visi ASEAN 2045, Jembatani Aspirasi Rakyat dan...

Puan Maharani: Parlemen Kunci Wujudkan Visi ASEAN 2045, Jembatani Aspirasi Rakyat dan Kebijakan Kawasan

0
9
Ketua DPR RI Puan Maharani, saat membuka Pertemuan Ke-17 Kaukus Majelis Antar-Parlemen se-ASEAN (AIPA), di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta pada Rabu (22/7/2026). Foto: Mario/Karisma

INAPOS, JAKARTA.- Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan bahwa parlemen memiliki peran strategis dalam mewujudkan Visi Komunitas ASEAN 2045 melalui fungsi legislasi, pengawasan, dan diplomasi. Menurutnya, parlemen menjadi jembatan demokratis yang menghubungkan aspirasi masyarakat dengan kebijakan yang disepakati di tingkat kawasan.

Pernyataan tersebut disampaikan Puan saat membuka Pertemuan Ke-17 Kaukus Majelis Antar-Parlemen se-ASEAN (AIPA) di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Dalam sambutannya, Puan menekankan bahwa keberhasilan ASEAN menghadapi berbagai tantangan global tidak hanya bergantung pada pemerintah negara anggota, tetapi juga membutuhkan kontribusi aktif parlemen dalam memastikan setiap kebijakan kawasan tetap berpihak kepada kepentingan masyarakat.

“Parlemen adalah jembatan demokratis antara aspirasi rakyat dan arah kebijakan kawasan. Kita merupakan bagian yang integral dari sikap kolektif masyarakat ASEAN,” ujar Puan Maharani.

Ia menjelaskan, pertemuan Kaukus AIPA menjadi forum penting untuk memperkuat sinergi antarparlemen dalam membangun ASEAN yang lebih inklusif, tangguh, dan adaptif terhadap dinamika regional maupun global.

Menurut Puan, forum tersebut juga merupakan tindak lanjut dari berbagai resolusi yang telah disepakati dalam Sidang Umum AIPA ke-46 di Kuala Lumpur serta menjadi ruang dialog untuk memperkuat kerja sama legislatif di kawasan Asia Tenggara.

“Pertemuan dan dialog kita hari ini merupakan kontribusi penting bagi upaya mewujudkan ASEAN sebagai komunitas yang inklusif, tangguh, dan adaptif,” lanjutnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal AIPA, Dr. Chem Widhya, menilai parlemen memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh komitmen yang telah disepakati di tingkat regional dapat diwujudkan melalui kebijakan nasional masing-masing negara anggota.

Menurutnya, keberhasilan parlemen tidak hanya diukur dari jumlah resolusi yang dihasilkan, tetapi juga dari implementasi nyata yang mampu menciptakan perdamaian, stabilitas politik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat ASEAN.

Ia menambahkan, parlemen juga berfungsi sebagai penjaga supremasi hukum dan tata kelola pemerintahan yang baik. Oleh karena itu, fungsi pengawasan menjadi instrumen penting untuk memastikan berbagai kesepakatan ASEAN, termasuk implementasi hukum internasional yang berkaitan dengan kawasan, dijalankan secara konsisten oleh seluruh negara anggota.

Melalui penguatan kerja sama antarparlemen, AIPA diharapkan mampu mempercepat terwujudnya Visi Komunitas ASEAN 2045, yang berorientasi pada pembangunan kawasan yang lebih maju, demokratis, berkelanjutan, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Asia Tenggara.

Reporter: Agus

Editor: Redaksi

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini