Minggu, April 19, 2026

Penandatanganan perjanjian kerja sama antara Kepala Rutan Cirebon, Redy Agian, dan Ketua PEKA Cabang Cirebon, Tri Nopi Privono. Foto: Kris
HukumDaerah

Rutan Cirebon Buka Layanan Rehabilitasi Pemasyarakatan, Dukung Pemulihan Warga Binaan Terdampak Narkotika

INAPOS, KOTA CIREBON.- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Cirebon resmi membuka Layanan Rehabilitasi Pemasyarakatan bagi warga binaan.

Program ini menjadi langkah nyata dalam mendukung proses pemulihan dan pembinaan, khususnya bagi mereka yang terdampak penyalahgunaan narkotika.

Dalam kegiatan peresmian, Kepala Seksi Pelayanan Tahanan sekaligus Ketua Program Rehabilitasi Pemasyarakatan, Ahmad Sayuti, menjelaskan dasar hukum pelaksanaan program rehabilitasi tahun 2025 mengacu pada UU No. 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan dan Surat Edaran Direktur Perawatan dan Rehabilitasi Dirjenpas mengenai petunjuk pelaksanaan rehabilitasi.

“Program ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan, memulihkan mental dan emosional, meningkatkan kedisiplinan serta tanggung jawab, sekaligus memberi kesempatan memperoleh keterampilan baru. Selain itu, peserta juga berpeluang mendapatkan remisi dan asimilasi,” papar Sayuti pada Rabu (27/8/25).

Acara dilanjutkan dengan pemaparan dari Perkumpulan PEKA Cabang Cirebon dan ditutup dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Kepala Rutan Cirebon, Redy Agian, dan Ketua PEKA Cabang Cirebon, Tri Nopi Privono.

Kepala Rutan Cirebon, Redy Agian, menegaskan bahwa program rehabilitasi akan berlangsung selama beberapa bulan ke depan dengan jumlah peserta yang sudah melalui proses asesmen.

“Kami berharap program bersama PEKA ini dapat memberikan dampak positif, baik secara individu maupun sosial. Pemerintah telah mempercayakan Rutan Cirebon bekerja sama dengan PEKA untuk menjalankan rehabilitasi pemasyarakatan,” ungkapnya.

Program ini menjadi wujud nyata sinergi antara Rutan Cirebon dan mitra masyarakat dalam menangani penyalahgunaan narkotika.

“Harapannya, warga binaan yang mengikuti rehabilitasi dapat terbebas dari ketergantungan narkotika dan kembali ke masyarakat dengan pribadi yang lebih baik serta produktif,” pungkasnya.

Reporter: Kris

Editor: Redaksi Inapos 

 

 

4 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *