Beranda Parlemen Tren ISPA Meningkat, Anggota DPRD Jabar Encep Sugiana Ingatkan RSUD Tidak Menolak...

Tren ISPA Meningkat, Anggota DPRD Jabar Encep Sugiana Ingatkan RSUD Tidak Menolak Pasien

0
15
Anggota Fraksi PKS DPRD Provinsi Jawa Barat, dr Encep Sugiana

INAPOS, BANDUNG – Anggota DPRD Jawa Barat dr. Encep Sugiana meminta rumah sakit umum daerah (RSUD) meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi lonjakan pasien seiring tren peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di tengah cuaca ekstrem.

 

Encep mengatakan, rumah sakit yang menjadi tumpuan masyarakat harus memastikan kesiapan pelayanan, mulai dari ketersediaan obat-obatan, alat kesehatan hingga sarana dan prasarana medis.

 

“Kepada RSUD saya berharap agar terus waspadai lonjakan kasus, terutama bagi rumah sakit yang memang sekarang ini menjadi tumpuan masyarakat untuk bisa dilayani dengan sebaik-baiknya,” ujar Encep pada 25 September 2026.

Ia mengingatkan agar keterbatasan fasilitas tidak menjadi alasan pasien tidak mendapatkan pelayanan. Menurutnya, rumah sakit perlu mengantisipasi kebutuhan sejak dini, terutama apabila terjadi peningkatan jumlah pasien dengan gangguan pernapasan.

 

“Jangan sampai ketika ada pasien datang, peralatannya tidak ada dan obat-obatan tidak ada sehingga pasien tidak terlayani dengan baik,” katanya.

 

Encep juga meminta pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) diperkuat. Kapasitas dan sarana pendukung perlu ditingkatkan agar rumah sakit mampu menangani pasien ketika terjadi lonjakan kunjungan.

 

“Diharapkan tidak ada pasien yang harus ditolak akibat tidak ada sarana prasarana. Oleh karena itu, sarana prasarana harus lebih dilengkapi lagi,” tegasnya.

 

Selain fasilitas, dukungan anggaran pemerintah melalui APBD juga dinilai penting. Encep meminta kebutuhan rumah sakit menjadi perhatian dalam penganggaran, sehingga pemenuhan obat-obatan, alat kesehatan dan sarana pelayanan dapat dilakukan secara optimal.

 

“Pemerintah dalam arti APBD juga punya perhatian besar terhadap kebutuhan anggaran di rumah sakit, sehingga setiap rumah sakit bisa memberikan layanan yang terbaik,” ujarnya.

 

Encep berharap kondisi cuaca ekstrem segera berakhir dan hujan turun di wilayah yang masih mengalami kekeringan. Namun, masyarakat juga diminta tetap mewaspadai dampak perubahan cuaca, termasuk saat memasuki peralihan dari musim kemarau ke musim hujan.

 

Ia juga mengajak umat Islam melakukan salat Istisqa sebagai salah satu bentuk ikhtiar memohon turunnya hujan.

 

“Sebagai wujud penyerahan diri kita kepada Allah, sebagai wujud pengabdian kita kepada Allah dan sebagai wujud pengakuan kita atas kuasa Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” pungkasnya.

Reporter: Ayi

Editor: Redaksi

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini