Kamis, April 16, 2026

Pelepasan petugas haji ke tanah suci.
NasionalPemerintah

342 Petugas Haji Dilepas ke Tanah Suci, Dirjen PHU Tekankan Tiga Pesan Penting

INAPOS, JAKARTA.- Sebanyak 342 petugas haji resmi diberangkatkan ke Tanah Suci untuk melayani jemaah haji Indonesia tahun 1446H/2025M. Para petugas ini akan ditempatkan di Daerah Kerja Madinah dan Bandara.

Pelepasan dilakukan oleh Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kementerian Agama, Hilman Latief, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Senin (28/4/25).

Acara ditandai dengan penyerahan bendera Merah Putih kepada perwakilan petugas, diiringi lagu “Padamu Negeri” dan prosesi penghormatan dengan mencium bendera.

Dalam sambutannya, Hilman Latief menegaskan pesan Presiden RI Prabowo Subianto yang disampaikan melalui Menteri Agama dan Kepala Badan Penyelenggara Haji, bahwa penyelenggaraan haji tahun ini harus lebih baik dari tahun sebelumnya.

“Pesan Presiden sangat jelas, penyelenggaraan haji harus terus mengalami perbaikan,” ujar Hilman.

Hilman menambahkan, 342 petugas yang diberangkatkan kali ini merupakan peserta terbaik yang telah dipilih secara ketat.

“Jika kuota petugas tidak bertambah, Anda akan melayani lebih dari 200 ribu jemaah dengan dukungan tenaga tambahan di Tanah Suci. Alhamdulillah, setelah komunikasi intensif dengan Pemerintah Arab Saudi, kuota petugas berhasil kita tambah sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Pada apel pelepasan tersebut, Hilman menyampaikan tiga pesan penting kepada seluruh petugas:

Pertama, seluruh petugas harus berdedikasi penuh untuk melayani jemaah, bukan sekadar memenuhi kebutuhan spiritual pribadi. Ia menekankan pentingnya kepemimpinan dalam kelompok.

“Kepada para penanggung jawab grup, jadilah pemimpin yang baik dan disiplinkan anggota,” pesannya.

Kedua, menjaga kesehatan diri agar selalu dalam kondisi prima selama bertugas.
“Kondisi fisik yang sehat menjadi kunci utama dalam melayani jemaah dengan maksimal,” tambah Hilman.

Ketiga, menjaga nama baik bangsa Indonesia. “Anda adalah duta bangsa, wajah Indonesia di mata dunia. Anda juga mewakili institusi pemerintah. Laksanakan tugas ini dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan,” ujarnya.

Hilman juga mengingatkan bahwa petugas haji membawa nama pemerintah, bukan institusi masing-masing. Ia menegaskan, tugas ini adalah ladang amal kebajikan yang harus dijalankan sebaik-baiknya.

Sesuai Rencana Perjalanan Haji Tahun 1446H/2025M, jemaah haji Indonesia mulai diterbangkan ke Tanah Suci pada 2 Mei 2025. Tahun ini, Indonesia mendapatkan kuota sebanyak 221.000 jemaah, terdiri dari 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus.

Turut hadir dalam apel pelepasan petugas haji antara lain Sekretaris Utama Badan Penyelenggara Haji (BPH) Teguh Dwi Nugroho, Plt. Inspektur Jenderal Kementerian Agama Faisal, serta sejumlah pejabat Eselon II Kemenag dan BP Haji.

 

Editor: Redaksi Inapos 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *