Kamis, April 16, 2026

Mentri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto saat mengunjungi stand pameran hasil karya warga binaan. Hms
HukumDaerah

Rutan Cipinang Tampilkan Lukisan dan Produk Kopi di IPPA Fest 2025, Bukti Kreativitas Warga Binaan

INAPOS, JAKARTA.- Rutan Kelas I Cipinang turut ambil bagian dalam Indonesian Prison Products and Art Festival (IPPA Fest) 2025 yang digelar di kawasan PIK 2, Tangerang, Banten, Jumat (8/8/25).

Dalam ajang ini, Rutan Cipinang memamerkan karya-karya unggulan warga binaan, di antaranya lukisan dan produk kopi berkualitas.

Partisipasi ini menjadi bukti nyata bahwa warga binaan memiliki bakat dan potensi yang layak diapresiasi serta diberi ruang di tengah masyarakat.

Festival dibuka secara resmi oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto, yang menekankan pentingnya membuka peluang pasar bagi karya narapidana atau warga binaan agar dapat menjadi bagian dari ekosistem ekonomi kreatif nasional.

Acara pembukaan ditandai dengan pengguntingan pita, dilanjutkan penampilan tari Bali oleh warga binaan Lapas Perempuan Tangerang. Pengunjung juga disuguhkan atraksi budaya Reog Ponorogo dan pameran kain batik buatan warga binaan.

Sejumlah pejabat hadir, termasuk Wakil Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan, Wamen HAM Miguyanto, serta Wakil Ketua Komisi XIII DPR Dewi Asmara.

IPPA Fest 2025 diikuti oleh 627 Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari 33 kantor wilayah pemasyarakatan, yang menampilkan 7.519 produk dan 120 lukisan hasil karya warga binaan. Beragam produk mulai dari fesyen, kerajinan, makanan, hingga minuman dapat dibeli langsung oleh pengunjung.

Menteri Agus menegaskan, IPPA Fest bukan hanya sekadar pameran, tetapi juga sarana edukasi dan pembentukan persepsi positif terhadap warga binaan.

“Warga binaan bukan hanya objek penghukuman, tapi individu yang punya potensi dan mampu berkarya positif,” ujarnya.

Ia berharap karya-karya tersebut dapat menembus pasar yang lebih luas dan mendorong terciptanya peluang ekonomi inklusif.

Menteri Agus juga mengajak para investor dan pelaku usaha untuk memberi dukungan, membuka akses pasar, dan membangun kepercayaan agar warga binaan terus produktif serta dapat berkontribusi bagi masyarakat setelah bebas.

Reporter: Kris

Editor: Redaksi Inapos

 

6 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *