Lapas Bekasi Gelar Screening TBC Massal, Pastikan Hak Kesehatan Warga Binaan Terpenuhi
INAPOS, BEKASI – Lapas Kelas IIA Bekasi menggelar kegiatan screening Tuberkulosis (TBC) bagi seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mulai Senin (15/9/2025) hingga 10 hari mendatang.
Langkah ini menjadi upaya strategis dalam mencegah dan menanggulangi penyakit menular, khususnya TBC, yang rawan berkembang di lingkungan hunian padat seperti lembaga pemasyarakatan.
Screening dilakukan secara bertahap oleh tim medis Lapas bekerja sama dengan tenaga kesehatan dari instansi terkait. Pemeriksaan mencakup deteksi gejala awal, wawancara medis, pengecekan kesehatan fisik, hingga tindak lanjut bagi WBP yang dicurigai memiliki indikasi TBC.
Plt. Kepala Lapas Kelas IIA Bekasi, Sukarno Ali, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata perhatian terhadap hak kesehatan para WBP.
“Selama sepuluh hari ke depan, seluruh Warga Binaan akan melalui proses screening TBC. Ini adalah upaya deteksi dini agar kami bisa segera melakukan penanganan sekaligus mencegah penyebaran di dalam Lapas,” ujarnya.
Selain pemeriksaan, kegiatan ini juga disertai sosialisasi mengenai pola hidup bersih dan sehat, etika batuk, serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Para petugas medis turut mengingatkan WBP untuk segera melapor apabila mengalami gejala seperti batuk berkepanjangan, demam, maupun sesak napas.
Melalui screening massal ini, Lapas Kelas IIA Bekasi berharap dapat memutus rantai penularan TBC, menciptakan lingkungan hunian yang lebih sehat, sekaligus memberikan rasa aman bagi seluruh WBP dalam menjalani masa pembinaan.
Reporter: Zaenal
Editor: Redaksi Inapos
