Beranda Pemerintah Prabowo Tegaskan Investasi di Indonesia Akan Dilindungi, IWIP Serap Lebih dari 100...

Prabowo Tegaskan Investasi di Indonesia Akan Dilindungi, IWIP Serap Lebih dari 100 Ribu Tenaga Kerja

0
16
Presiden Prabowo saat memberikan sambutan dalam peresmian komersialisasi dan peletakan batu pertama (groundbreaking) 11 proyek ekosistem hilirisasi nikel di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP). Johan /BPMI Setpres

INAPOS, MALUKU UTARA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menghormati, melindungi, dan menjaga seluruh investasi yang ditanamkan di Indonesia, baik oleh investor dalam negeri maupun luar negeri. Menurutnya, menjaga kepercayaan mitra investasi bukan sekadar tanggung jawab pemerintah, melainkan juga menyangkut kehormatan bangsa.

Penegasan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam peresmian komersialisasi dan peletakan batu pertama (groundbreaking) 11 proyek ekosistem hilirisasi nikel di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis (8/10/2026).

“Untuk itu, saya di sini tegaskan komitmen pemerintah Republik Indonesia untuk menghormati dan mengamankan semua investasi dari mana pun yang ditanamkan di bumi Indonesia. Kita berkomitmen untuk menjaga kemitraan kita dengan sebaik-baiknya adalah masalah kehormatan bagi bangsa Indonesia untuk menjaga mitra-mitra kita,” tegas Prabowo.

Presiden menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, baik dari dalam maupun luar negeri, yang telah memberikan kepercayaan untuk berinvestasi dan mengembangkan industri di Indonesia.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan mitra internasional menjadi salah satu fondasi penting untuk menciptakan kesejahteraan serta kemakmuran bersama.

“Saya sebagai Presiden Republik Indonesia mengucapkan selamat kepada semua pihak, ke semua elemen dari dalam dan dari luar negeri, para mitra-mitra kita, mitra-mitra kita yang telah memberi kepercayaan kepada kita untuk bersama-sama dengan kita membangun suatu kesejahteraan bersama, untuk menciptakan suatu kemakmuran bersama,” ujar Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengungkapkan perkembangan investasi di kawasan IWIP yang terus menunjukkan pertumbuhan. Berdasarkan laporan Menteri Investasi dan Hilirisasi, nilai investasi di kawasan industri tersebut telah melampaui USD20 miliar, dengan rencana tambahan investasi sebesar USD7 miliar pada masa mendatang.

Selain mendorong pengembangan industri pengolahan nikel, pertumbuhan kawasan IWIP juga berdampak terhadap penyerapan tenaga kerja.

Prabowo menyampaikan bahwa sejak kawasan industri tersebut dikembangkan, jumlah tenaga kerja yang terserap telah mencapai lebih dari 100 ribu orang.

Capaian tersebut menjadi salah satu indikator perkembangan aktivitas industri di kawasan Maluku Utara. Namun, keberlanjutan manfaat investasi juga memerlukan pengelolaan yang baik agar pertumbuhan industri dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Presiden menilai, kepercayaan investor dan keberlanjutan kemitraan perlu dijaga melalui hubungan yang saling menghormati serta komitmen bersama dalam mengembangkan perekonomian.

Lebih lanjut, Prabowo menegaskan bahwa hubungan Indonesia dengan para investor tidak semata-mata didasarkan pada kepentingan bisnis. Menurutnya, kemitraan tersebut juga dibangun melalui kepercayaan, persahabatan, dan semangat kekeluargaan.

Ia menyebut, bangsa Indonesia memiliki tradisi menghormati pihak-pihak yang datang dengan itikad baik untuk bekerja sama dan membangun kemajuan bersama.

“Mereka yang percaya sama Indonesia, mereka yang berani bekerja sama di wilayah baru sama Indonesia, kita anggap saudara kita adalah tradisi bangsa Indonesia, adalah adat bangsa kita,” ungkapnya.

Prabowo berharap prinsip tersebut terus menjadi landasan dalam membangun hubungan investasi yang berkelanjutan, sekaligus mempererat hubungan Indonesia dengan negara-negara mitra.

Dalam sambutannya, Presiden juga menyampaikan optimisme terhadap prospek perekonomian Indonesia. Ia menilai perkembangan investasi dan aktivitas industri yang dilihatnya secara langsung di kawasan IWIP menunjukkan adanya peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Prabowo turut menyinggung berbagai pandangan pesimistis yang menyebut Indonesia akan menghadapi kemunduran ekonomi.

“Mereka yang mengatakan bahwa Indonesia gelap, kolaps, Indonesia akan kolaps. Tiap bulan diramalkan kita akan kolaps, tapi hari ini saya datang, saya lihat masa depan Indonesia cerah,” ucap Presiden.

Ia kembali menyampaikan terima kasih kepada seluruh mitra yang telah mempercayai Indonesia sebagai tempat untuk menanamkan modal dan mengembangkan kegiatan industri.

Presiden berharap, kerja sama yang telah terjalin dapat terus diperkuat sehingga menghasilkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia maupun negara-negara mitra.

“Sekali lagi, mitra-mitra kita, sahabat-sahabat kita, saudara-saudara kita, terima kasih atas kemitraan dan kepercayaan saudara-saudara. Semoga kemitraan kita dan persahabatan kita membawa kedua bangsa kita semakin erat, semakin dekat, dan semakin membawa manfaat untuk rakyat kita bersama,” pungkasnya.

Reporter: Johan/BPMI Setpres

Editor: Redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini