Minggu, April 19, 2026

Pedagang bawah merah. Ist
Ekonomi dan Bisnis

Harga Bawang Merah di Jakarta Melonjak Jelang Ramadan, Pemprov DKI Gelar Operasi Pasar

INAPOS, JAKARTA.- Menjelang Ramadan dan Lebaran 1446 H, harga bawang merah di DKI Jakarta mengalami lonjakan signifikan hingga hampir 50 persen.

Harga komoditas ini naik dari sekitar Rp38.000 per kilogram menjadi Rp49.000 per kilogram, dipicu oleh meningkatnya permintaan masyarakat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Suharini Eliawati, mengungkapkan bahwa saat ini kebutuhan bawang merah di Jakarta mencapai sekitar 100 ton per hari. “Permintaan tinggi menjelang Ramadan dan Lebaran turut mendorong kenaikan harga di pasaran,” ujar Eli, Selasa (18/3/25).

Untuk menekan harga, Pemprov DKI Jakarta melalui Perumda Pasar Jaya menggelar program Pangan Keliling, yang menyediakan bawang merah dengan harga lebih terjangkau.

“Kami menjual bawang merah seharga Rp17.000 per 500 gram dalam program ini, agar masyarakat tetap bisa mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih murah,” jelasnya.

Selain itu, Pemprov DKI juga mendorong warga untuk menanam bawang merah sendiri melalui program Pertanian Perkotaan (Urban Farming) sebagai langkah meningkatkan ketahanan pangan dan mengurangi ketergantungan pada pasokan dari daerah lain.

Upaya lain yang dilakukan adalah bekerja sama dengan daerah penghasil bawang merah guna memastikan kelancaran distribusi. Selain itu, operasi pasar murah rutin digelar untuk menjaga stabilitas harga komoditas pangan strategis.

“Dengan berbagai langkah yang dilakukan, kami berharap lonjakan harga bawang merah dapat ditekan sehingga masyarakat tetap bisa mendapatkan komoditas ini dengan harga yang lebih stabil,” tambah Eli.

Pantau Harga Bawang Merah Secara Real-Time

Masyarakat dapat memantau perkembangan harga bawang merah melalui situs Info Pangan Jakarta (IPJ) yang dikelola oleh Pemprov DKI. Data dari IPJ menunjukkan tren harga bawang merah dalam beberapa waktu terakhir:

  • Januari – Februari 2025: turun 9,15 persen (dari Rp43.849/kg menjadi Rp39.943/kg).
  • Februari – Maret 2025 (hingga minggu ke-II): naik 32,29 persen (dari Rp39.834/kg menjadi Rp52.698/kg).
  • Minggu I – Minggu II Maret 2025: naik 16,87 persen (dari Rp48.599/kg menjadi Rp56.796/kg).
  • 16 – 17 Maret 2025: naik 2,87 persen (dari Rp57.200/kg menjadi Rp58.844/kg).

Dengan langkah-langkah strategis ini, Pemprov DKI berharap harga bawang merah tetap terkendali dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi menjelang Ramadan dan Lebaran. (Rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *