Bayu Satya Prawira Kecam Kekerasan terhadap Jurnalis di Subang: Serangan terhadap Kebebasan Pers
INAPOS, SUBANG.- Kekerasan terhadap insan pers kembali terjadi di Kabupaten Subang. Kali ini, Hadi Hadrian (46), jurnalis Hade Jabar, menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok orang saat menjalankan tugas jurnalistiknya.
Menanggapi kejadian tersebut, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Bayu Satya Prawira, menyampaikan rasa belasungkawa dan keprihatinannya atas peristiwa yang menimpa Hadi.
“Kekerasan terhadap insan pers menjadi salah satu bukti bahwa perjuangan mewujudkan pers yang merdeka dan bebas dari ancaman masih membutuhkan jalan panjang,” ujar Bayu, Kamis (10/4/25).
Menurutnya, tindakan kekerasan terhadap jurnalis bukan hanya menyerang individu, tetapi juga menjadi ancaman bagi kebebasan berekspresi dan kebebasan pers secara keseluruhan.
Bayu menegaskan bahwa dirinya akan terus mengawal kasus ini agar para pelaku kekerasan dapat diproses hukum, sekaligus memastikan kebebasan pers tetap terjaga.
“Saya akan terus mengawal kejadian ini agar insan pers dan rekan-rekan aktivis dapat terus bersuara tanpa intimidasi dan kekerasan. Semoga ini menjadi kasus terakhir dari intimidasi terhadap jurnalis,” pungkasnya.
Saat ini, Hadi Hadrian masih menjalani perawatan intensif di RSUD Subang. Sementara itu, pihak kepolisian telah menerima laporan dan tengah menyelidiki kasus ini untuk menindaklanjuti pelaku kekerasan. (Dp)
