Kamis, April 16, 2026

Kunjungan BPK RI ke Kilang Balongan. Kris/Hms
Ekonomi dan BisnisDaerah

BPK RI Kunjungi Kilang Balongan, Dorong Transparansi dan Penguatan Ketahanan Energi Nasional

INAPOS, INDRAMAYU.- General Manager Kilang Balongan, Yulianto Triwibowo, bersama jajaran manajemen menerima kunjungan kerja Direktorat Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara IV (Ditjen PKN IV) Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).

Kunjungan yang turut didampingi oleh Sr. System Standardization PT KPI, Alip Sugiyarto, diawali dengan sesi pemaparan dan diskusi di Ruang Strategic Command Center, Gedung Amanah Kilang Balongan.

Dalam sambutannya, Yulianto menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim Ditjen PKN IV BPK RI. Ia menegaskan bahwa operasional Kilang Balongan berjalan handal dan manajemen berkomitmen penuh menjaga keandalan tersebut demi terjaminnya pasokan energi nasional.

“Sejalan dengan mandat pemerintah untuk meningkatkan ketahanan energi, kami telah melakukan pengembangan strategis, termasuk peningkatan kapasitas kilang dari 125 ribu barel per hari menjadi 150 ribu barel per hari. Pengembangan ini tidak hanya menyasar aspek kapasitas, tetapi juga keselamatan,” jelas Yulianto pada Rabu (20/8/25).

Lebih lanjut, Yulianto menegaskan bahwa keberadaan Kilang Balongan diharapkan terus memberikan kontribusi bagi ketahanan energi nasional sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar melalui program CSR perusahaan.

Mewakili Ditjen PKN IV, Mery Yanti selaku Pengendali Teknis menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan memperoleh pemahaman komprehensif mengenai operasional dan bisnis di Kilang Balongan.

“Hari ini kami ingin melihat langsung proses operasional dan bisnis di Kilang Balongan, termasuk produk serta aspek teknis lainnya. Ketahanan energi kita sudah baik, namun kemandirian energi masih perlu diwujudkan. Kunjungan ini juga menjadi bagian dari analisis pendahuluan program ketahanan energi periode 2023-2025,” ujar Mery.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relation & CSR Kilang Balongan, Mohamad Zulkifli, menegaskan kesiapan manajemen untuk mendukung proses analisis BPK. Menurutnya, kunjungan ini menjadi momentum penting menunjukkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan di Objek Vital Nasional tersebut.

“Sebagai bukti komitmen, Kilang Balongan telah mengadopsi berbagai sistem manajemen berstandar internasional, mulai dari SMK3 predikat Emas, Sistem Manajemen Anti Penyuapan ISO 37001, hingga standar mutu dan lingkungan,” terang Zulkifli.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan peninjauan lapangan ke sejumlah fasilitas utama kilang, yang selama ini berperan vital dalam menjaga stabilitas pasokan BBM untuk wilayah DKI Jakarta, Banten, dan sebagian Jawa Barat.

Reporter: Kris

Editor: Redaksi Inapos 

 

5 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *