Kamis, April 16, 2026

Warga binaan Lapas Kuningan ikuti skrining TBC. Foto: Kris
HukumDaerah

Cegah Penyakit Menular, Lapas Kuningan Gelar Skrining TBC bagi Warga Binaan

INAPOS, KUNINGAN.- Dalam upaya menjaga kesehatan dan mencegah penyebaran penyakit menular di lingkungan pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan melaksanakan kegiatan skrining Tuberkulosis (TBC) bagi seluruh warga binaan.

Kegiatan ini dilakukan secara mandiri oleh tim medis Lapas Kuningan sebagai bagian dari program pembinaan dan pelayanan kesehatan rutin yang diberikan kepada warga binaan, Rabu (15/10/25).

Skrining TBC bertujuan untuk mendeteksi secara dini kemungkinan adanya warga binaan yang mengalami gejala penyakit tersebut. Mengingat lingkungan tertutup seperti lapas memiliki risiko tinggi terhadap penyebaran penyakit menular, langkah ini menjadi bentuk pencegahan yang penting dan berkelanjutan.

Pemeriksaan dilakukan melalui beberapa tahap, meliputi pengamatan gejala klinis, wawancara kesehatan, dan tindak lanjut medis bagi warga binaan yang menunjukkan indikasi gejala TBC.

Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen lembaga dalam memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal bagi warga binaan.

“Kami terus berupaya menjaga kesehatan seluruh warga binaan melalui kegiatan pemeriksaan rutin, termasuk skrining TBC ini. Kesehatan merupakan salah satu hak dasar warga binaan yang harus dipenuhi, dan kami memastikan pelayanan kesehatan di Lapas Kuningan berjalan optimal,” ujar Sukarno.

Selain pemeriksaan, kegiatan ini juga disertai dengan edukasi kesehatan bagi warga binaan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

Petugas medis memberikan penjelasan mengenai gejala, cara penularan, serta langkah pencegahan TBC agar warga binaan lebih waspada terhadap penyakit tersebut.

“Melalui skrining ini, kami tidak hanya memeriksa kondisi kesehatan warga binaan, tetapi juga memberikan edukasi agar mereka lebih peduli terhadap kesehatan diri sendiri dan lingkungan sekitar,” tambah salah satu petugas medis Lapas Kuningan.

Reporter: Kris

Editor: Redaksi Inapos 

55 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *