Kamis, April 16, 2026

Anggota TNI memantau wilayah yang terendam banjir.
DaerahHeadlineTNI / POLRI

Darurat Banjir! Ratusan Rumah di Kecamatan Waled Cirebon Terendam, Sungai Ciberes Meluap

Darurat Banjir! Ratusan Rumah di Kecamatan Waled Cirebon Terendam, Sungai Ciberes Meluap

Inapos.id, Kab. Cirebon – Hujan deras yang mengguyur wilayah timur Kabupaten Cirebon pada Selasa (30/12/2025) menyebabkan banjir di sejumlah desa di Kecamatan Waled. Ratusan rumah warga terendam, dengan ketinggian air bervariasi hingga puluhan sentimeter.

Danramil Waled Kodim 0620/Kabupaten Cirebon, Kapten Chk Suprinadi, S.H., mengatakan pihaknya langsung mengerahkan Babinsa Koramil 2008/Waled untuk melakukan monitoring pascahujan deras yang terjadi sekitar pukul 17.00 hingga 19.00 WIB. Pengecekan kondisi lapangan dilakukan sejak pukul 23.00 WIB hingga selesai.

Di Desa Mekarsari, banjir menggenangi permukiman warga dengan ketinggian air sekitar 30 hingga 70 sentimeter. Genangan air terjadi di lima dusun, yakni Dusun Wage sebanyak 35 rumah terdampak, Dusun Kliwon 39 rumah, Dusun Manis 36 rumah, Dusun Pahing 28 rumah, dan Dusun Pon 35 rumah. Ketinggian air di wilayah tersebut berkisar antara 20 hingga 55 sentimeter.

“Kondisi saat ini genangan air di permukiman berangsur surut,” ujarnya, Rabu (31/12).

Banjir juga melanda Desa Ciuyah, Dusun 3 Blok Kokoncong, Kecamatan Waled. Sebanyak 111 unit rumah terendam dengan ketinggian air mencapai 30 hingga 60 sentimeter. Total warga terdampak tercatat sebanyak 213 kepala keluarga atau 517 jiwa. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, akses jalan warga sempat terendam banjir.

“Kejadian bencana alam banjir akibat meluapnya Sungai Ciberes,” katanya.

Koramil Waled bersama Muspika setempat melakukan pengecekan langsung ke lokasi banjir dan bersinergi dengan instansi terkait untuk membantu evakuasi warga menggunakan perahu karet. Warga juga diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama hujan deras yang disertai angin kencang.

“Warga yang mengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing,” ucapnya.

Hingga saat ini, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah terdampak banjir terpantau kondusif. Aparat masih terus melakukan monitoring perkembangan di lapangan dan siap melaporkan jika terjadi perubahan kondisi.

Reporter : Didin

Editor : Tim Redaksi

57 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *