Delapan Kali Berturut-Turut, Pemprov DKI Jakarta Raih Opini WTP dari BPK
INAPOS, JAKARTA.- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali mencetak prestasi gemilang dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas laporan keuangan tahun 2024.
Capaian ini menandai delapan tahun berturut-turut sejak 2017 Pemprov DKI mempertahankan predikat tertinggi dalam audit keuangan.
Anggota V BPK RI, Bobby Adhityo Rizaldi, dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD DKI Jakarta pada Senin (26/5), menyampaikan bahwa opini WTP diberikan berdasarkan beberapa aspek penting.
Diantaranya adalah kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, efektivitas sistem pengendalian internal, kepatuhan terhadap regulasi, serta keterbukaan informasi keuangan yang memadai.
“BPK menyampaikan hasil audit tahun 2024 bahwa Pemprov DKI Jakarta berhasil mempertahankan opini WTP selama delapan tahun berturut-turut,” ujar Bobby.
Bobby menambahkan, pencapaian ini menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan Pemprov DKI berada di atas rata-rata nasional. Jika secara nasional pemerintah daerah yang meraih opini WTP berada di angka 75 persen, maka DKI Jakarta mencatat angka lebih tinggi, yakni 87,68 persen.
“Ini menjadi awal yang baik untuk pengelolaan keuangan negara ke depan,” lanjutnya.
Bobby juga berharap agar ke depan pengelolaan keuangan Pemprov DKI Jakarta semakin akuntabel dan transparan. Ia menekankan pentingnya menindaklanjuti seluruh rekomendasi dan catatan dari BPK dalam waktu 60 hari.
“Semua pencapaian ini tentu tak lepas dari sinergi yang baik antara DPRD dan Pemprov DKI. Semoga ke depannya mekanisme check and balance bisa terus membawa dampak positif,” pungkasnya.
Reporter: Nal
Editor: Redaksi Inapos
