Selasa, April 21, 2026

DPC Partai Gerindra Kabupaten Subang menggelar Doa Bersama serta Penanaman dan Penyerahan Bibit Pohon di Kampung Wangun, Desa Buniara, Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang. Foto: Sita
DaerahPolitik

Gerindra Subang Tanam 8.000 Pohon di Tanjungsiang untuk Jaga Hulu Air dan Masa Depan Lingkungan

INAPOS, SUBANG.- Mengawali tahun 2026 dengan langkah bermakna, DPC Partai Gerindra Kabupaten Subang menggelar Doa Bersama serta Penanaman dan Penyerahan Bibit Pohon di Kampung Wangun, Desa Buniara, Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang, Minggu (4/1/26).

Kegiatan ini menjadi simbol kepedulian terhadap kelestarian alam sekaligus ikhtiar menjaga keberlanjutan hidup masyarakat di wilayah hulu.

Acara dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dengan doa bersama, sebelum rombongan bergerak menuju kawasan pegunungan untuk melakukan penanaman pohon secara simbolis.

Sebanyak 8.000 bibit pohon diserahkan kepada masyarakat dan pengelola kawasan, sebagai tindak lanjut dari imbauan DPD Partai Gerindra Jawa Barat agar seluruh struktur partai aktif dalam agenda penghijauan dan pelestarian lingkungan.

Kegiatan tersebut dihadiri pengurus DPC Partai Gerindra Kabupaten Subang, anggota Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Subang, para Ketua PAC Gerindra se-Kabupaten Subang, serta masyarakat setempat yang antusias mengikuti kegiatan sejak pagi hari.

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Subang, H. Aceng Kudus, SP, menegaskan bahwa penanaman pohon bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk tanggung jawab ekologis bersama demi mencegah bencana dan menjaga keseimbangan alam.

“Kegiatan penanaman pohon hari ini adalah untuk mengkampanyekan kepada masyarakat betapa pentingnya menanam pohon di areal pegunungan. Karena keterkaitannya sangat erat dengan potensi longsor akibat penggundulan hutan. Kami berharap masyarakat juga termotivasi untuk ikut menanam pohon,” ujar H. Aceng.

Menurutnya, kawasan pegunungan di Subang memiliki peran vital sebagai daerah resapan air, penyangga ekosistem, dan benteng alami wilayah hulu. Kerusakan vegetasi di kawasan ini dapat berdampak langsung pada kehidupan masyarakat, terutama yang bergantung pada sektor pertanian, perkebunan, dan kehutanan.

Bibit yang disalurkan terdiri dari tanaman buah, tanaman kayu, serta tanaman keras produktif. Bibit tersebut didistribusikan kepada masyarakat, kelompok tani, dan pengelola lahan, dengan harapan dapat memulihkan kawasan rawan gundul sekaligus memberikan manfaat ekonomi jangka panjang.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah membangun kesadaran kolektif tentang fungsi pohon sebagai penyerap air. Jika kawasan pegunungan terjaga, maka sumber air dari hulu hingga hilir juga akan tetap terjaga,” tambah H. Aceng.

Gerindra Subang memandang sektor kehutanan, pertanian, dan perkebunan bukan semata sebagai sektor ekonomi, tetapi sebagai ruang kehidupan masyarakat.

Penguatan sektor-sektor tersebut diyakini mampu menopang kesejahteraan warga, menjaga ketahanan pangan, serta selaras dengan agenda pembangunan nasional yang berkelanjutan.

H. Aceng juga mengingatkan agar pemanfaatan kawasan pegunungan tidak hanya berorientasi pada eksploitasi. Ia mengajak masyarakat untuk terus melakukan penghijauan dan menjaga hutan sebagai investasi masa depan bagi generasi mendatang.

Melalui kegiatan ini, DPC Partai Gerindra Kabupaten Subang menegaskan bahwa politik tidak hanya hadir di ruang kekuasaan, tetapi juga di tengah masyarakat, di lahan-lahan kehidupan, serta dalam setiap upaya menjaga bumi agar tetap memberi kehidupan.

Reporter: Sita 

Editor: Redaksi Inapos

 

61 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *