Kamis, April 16, 2026

Hunian pekerja di IKN yang kebakaran. (Red)
Headline

Ini Fakta-fakta, IKN Kebakaran

INAPOS, JAKARTA, – Hunian di Ibu Kota Nusantara (IKN), yang merupakan hunian para pekerja yang berada di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, terbakar. Api menyala sekitar 1,5 jam.

Dikutip dari detikcom peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (1/10) sekitar pukul 17.30 Wita. Api dilaporkan muncul di beberapa kamar hunian pekerja di tower 14.

Titik kebakaran berada di sebagian lantai 2 lalu menjalar ke lantai 3 dan 4. Pemadam kebakaran langsung bergerak cepat menurunkan tim untuk memadamkan api.

“Proses pemadaman berlangsung cepat, didukung 7 unit mobil pemadam dan 8 unit truk suplai air, total 15 armada,” kata Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik, Troy Pantouw dalam keterangan resminya seperti dilansir detikcom.

Pekerja yang tinggal di sana pun dievakuasi. Ada sekitar 700 pekerja di IKN yang terdampak insiden kebakaran tersebut.

“Ada sekitar 700 orang pekerja konstruksi di tower tersebut dan sudah dipindahkan hunian lainnya,” kata Troy.

Insiden kebakaran saat ini sedang diselidiki aparat. Hal ini agar penyebab kebakaran itu diketahui.

“Saat ini aparat sedang melakukan investigasi atas peristiwa tersebut,” ucapnya.

Baru sekitar pukul 19.00 Wita, api sudah sepenuhnya dipadamkan. Seluruh pekerja yang tinggal di hunian terdampak juga telah didata.

Troy juga mengungkapkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sebab, pekerja sudah dievakuasi.

“Berdasarkan data sampai saat ini tidak ada korban jiwa. Para pekerja sedang dalam proses dipindahkan ke tower hunian lainnya,” ujar Troy.

Dari kesaksian warga yang kebetulan berada di lokasi, Andreas, menyampaikan api merambat dari bagian tengah gedung berlantai 4 itu. Dia memperkirakan api muncul sekitar pukul 17.20 Wita saat hujan turun.

“Kami jaraknya hanya sekitar 300 meter dengan gedung yang terbakar itu. Namun persisnya saat kejadian itu, sekitar 17.20 itu saya lagi di kantor dan itu lagi hujan rintik sebenarnya, kami urung keluar kan, tiba-tiba orang pada lari-larian ada kebakaran,” jelasnya saat dihubungi detikKalimantan.

Berdasarkan informasi dari rekannya yang tinggal di tower itu, api muncul dari ruangan yang terkunci. Beruntung saat kejadian, para penghuninya masih berada di lokasi proyek.

“Itu kan saat itu semua pekerja itu mayoritasnya masih di lokasi proyek mereka. Belum pada pulangan masih pada kerja,” kata Andreas.

Menurutnya, api merambat begitu cepat, walau bangunan itu disebut terbuat dari bahan tahan api.

“(Orang-orang) ada, iya langsung pada berhamburan, api sudah makin membesar kan. Kita nggak tahu persisnya ya tapi api itu dari tengah langsung merambatnya begitu cepat,” terangnya. (Red)

8 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *