Jumat, April 17, 2026

Kereta Api Inspeksi (KAIS) di jalur utara Pulau Jawa. Foto: Kris
DaerahEkonomi dan Bisnis

Daop 3 Cirebon Ikuti Inspeksi KAIS Jalur Utara, Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026

INAPOS, KOTA CIREBON.- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon turut ambil bagian dalam inspeksi lapangan menggunakan Kereta Api Inspeksi (KAIS) di jalur utara Pulau Jawa, Selasa (10/2/26).

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan layanan perkeretaapian menjelang Masa Angkutan Lebaran 2026.

Inspeksi tersebut merupakan bagian dari rangkaian pemeriksaan nasional yang melibatkan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), serta Balai Teknik Perkeretaapian (BTP). Pada hari pertama, KAIS menempuh lintas Gambir – Cikampek – Cirebon – Tegal – Semarang Tawang.

Di wilayah Daop 3 Cirebon, inspeksi difokuskan pada pengecekan kondisi prasarana, kesiapan operasional, serta pembinaan langsung kepada jajaran pegawai. Kegiatan pembinaan dilaksanakan di ruang tunggu Stasiun Cirebon.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menjelaskan bahwa keterlibatan Daop 3 dalam kegiatan KAIS menjadi langkah strategis guna memastikan seluruh aspek operasional siap menghadapi lonjakan penumpang selama periode mudik dan balik Lebaran.

“Melalui KAIS, kami memastikan kesiapan lintas, sarana, serta sumber daya manusia di wilayah Daop 3 Cirebon berada dalam kondisi optimal. Seluruh jajaran kami dorong untuk tetap disiplin dalam menjalankan prosedur keselamatan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan,” ujar Muhibbuddin.

Selain melakukan peninjauan kondisi jalur secara langsung, jajaran pimpinan KAI bersama para pemangku kepentingan juga menggelar pembinaan pegawai serta rapat evaluasi kesiapan Angkutan Lebaran.

Rapat tersebut membahas berbagai aspek penting, mulai dari keselamatan perjalanan, peningkatan pelayanan, hingga pengamanan di wilayah Daop 3 Cirebon.

Kegiatan KAIS Jalur Utara ini diikuti oleh Direktur Pengelola Sarana dan Prasarana KAI Heru Kuswanto, Direktur Prasarana DJKA Catur Wicaksono, Kepala Subkomite KNKT Gusnaedi Rachmanas, serta Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Jakarta Ferdian Suryo Adhi Pramono.

KAI Daop 3 Cirebon menegaskan bahwa hasil inspeksi KAIS akan menjadi dasar penguatan kesiapan operasional Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026. Sementara itu, periode Posko Angkutan Lebaran dijadwalkan pada 14–29 Maret 2026.

Adapun puncak arus mudik diproyeksikan terjadi pada 18 Maret 2026, sedangkan puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24 Maret 2026.

Sebagai bagian dari upaya pengamanan, Daop 3 Cirebon juga telah memetakan titik-titik rawan gangguan di sepanjang jalur. Personel pengamanan internal disiagakan dan bersinergi dengan TNI/Polri, dilengkapi patroli jalur rutin serta pemantauan melalui CCTV di stasiun maupun sepanjang lintasan.

“Kami berkomitmen menjaga keselamatan, keandalan perjalanan, serta kenyamanan pelanggan sebagai prioritas utama selama Angkutan Lebaran 2026,” tutup Muhibbuddin.

Reporter: Kris

Editor: Redaksi Inapos 

 

58 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *