Jumat, April 17, 2026

Buka puasa bersama di Lapas Cipinang
Hukum

Lapas Cipinang Gelar Buka Puasa Bersama Warga Binaan dan Keluarga

INAPOS, JAKARTA.- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang memanfaatkan momentum Ramadan untuk menghadirkan suasana hangat penuh makna dengan menggelar kegiatan buka puasa bersama warga binaan dan keluarga.

Program pembinaan berbasis keluarga ini diinisiasi langsung oleh Kepala Lapas Cipinang, Wachid Wibowo, sebagai bentuk komitmen menghadirkan pembinaan yang humanis dan bermakna.

Kegiatan buka puasa bersama tersebut digelar pada Kamis (6/3/2025), bertepatan dengan minggu pertama Ramadan. Dimulai pukul 16.00 hingga 18.45 WIB, suasana kebersamaan terasa begitu hangat, menghadirkan momen istimewa bagi warga binaan yang bisa merasakan dukungan langsung dari keluarga tercinta.

Kepala Lapas Cipinang, Wachid Wibowo, menegaskan pentingnya dukungan keluarga dalam proses pembinaan. Menurutnya, kehadiran keluarga mampu membangkitkan semangat dan kepercayaan diri warga binaan untuk terus memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan.

“Dukungan keluarga adalah fondasi penting yang mampu membentuk kembali kepercayaan diri sekaligus memotivasi warga binaan untuk terus memperbaiki diri. Dengan menghadirkan keluarga di momen spesial seperti berbuka puasa ini, kami berharap tumbuh semangat baru bagi mereka, sehingga proses pembinaan di dalam lapas berjalan lebih efektif dan bermakna,” ujar Wachid.

Senada dengan itu, Kepala Bidang Pembinaan, Iwan Setiawan, menambahkan bahwa kehadiran keluarga tidak hanya menjadi ajang silaturahmi semata, tetapi juga merupakan bagian dari pendekatan pembinaan secara holistik.

“Ketika warga binaan merasakan dukungan moril langsung dari keluarga, semangat untuk berubah ke arah yang lebih baik akan semakin kuat. Oleh karena itu, kami terus mendorong kegiatan-kegiatan berbasis keluarga agar pembinaan tidak hanya menjadi tanggung jawab lapas, tetapi juga melibatkan keluarga sebagai mitra utama,” jelas Iwan.

Salah satu pengunjung, Wenny, istri dari warga binaan, mengaku sangat bersyukur atas kesempatan yang diberikan Lapas Cipinang. Baginya, momen berbuka puasa bersama suami di bulan Ramadan adalah kebahagiaan yang sangat dinantikan.

“Rasanya seperti pulang kampung sebentar. Bisa duduk bersama, mendengar cerita suami, berbagi tawa, dan saling mendoakan. Ini momen yang benar-benar kami tunggu setiap Ramadan. Terima kasih Lapas Cipinang yang telah memberikan kesempatan ini,” ungkap Wenny dengan mata berkaca-kaca.

Melalui kegiatan ini, Lapas Cipinang berharap keluarga tidak hanya menjadi sumber dukungan emosional, tetapi juga berperan aktif sebagai mitra pembinaan. Dengan kolaborasi yang erat antara lapas dan keluarga, diharapkan warga binaan mampu membentuk karakter positif yang menjadi bekal berharga saat kembali ke tengah masyarakat.

Semangat Ramadan dijadikan momentum bagi Lapas Cipinang untuk terus menghadirkan pembinaan yang humanis, berbasis kekeluargaan, dan berorientasi pada pembentukan karakter positif. Dengan demikian, warga binaan diharapkan tidak hanya mampu memperbaiki diri, tetapi juga berkontribusi positif bagi keluarga dan lingkungan sosialnya di masa depan. (Nal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *