Paguyuban Pelangi Apresiasi Wali Kota Cirebon Terkait Penataan Birokrasi Profesional
INAPOS, KOTA CIREBON.- Kebijakan Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, dalam melakukan mutasi dan rotasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon mendapat respons positif dari elemen masyarakat.
Paguyuban Pelangi Cirebon menilai langkah tersebut sebagai upaya strategis untuk menerapkan merit system atau sistem meritokrasi dalam penataan birokrasi.
Koordinator Paguyuban Pelangi, Heta Mahendrati Latumeten, mengungkapkan bahwa penempatan pejabat berbasis kompetensi sangat krusial untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan yang selama ini dinilai penuh tantangan.
“Kebijakan ini merupakan langkah nyata untuk mendorong birokrasi yang lebih profesional, objektif, dan terukur. Kami berharap kualitas aparatur ke depan semakin meningkat, baik dari sisi kapasitas maupun integritas,” ujar Heta, Selasa (5/5/26).
Heta menyoroti dinamika sebelumnya di mana masih ditemukan penempatan pejabat yang tidak selaras dengan disiplin ilmu dan kompetensi dasar. Hal tersebut, menurutnya, berdampak langsung pada kurang optimalnya pelayanan kepada masyarakat.
“Ke depan, birokrasi harus diisi oleh individu yang tepat di posisi yang tepat (right man on the right place). Ini menjadi pelajaran penting agar pelayanan publik benar-benar maksimal,” tambahnya.
Selain memberikan apresiasi kepada Wali Kota, Paguyuban Pelangi juga memuji kinerja Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Iing Daiman, serta Kepala BPKPD, Arif Kurniawan, yang dinilai sebagai aset daerah dengan integritas yang teruji.
Meski mengapresiasi langkah pemerintah saat ini, Paguyuban Pelangi menegaskan akan tetap bersikap kritis. Anggota Paguyuban Pelangi, Hendrawan Rizal, menekankan bahwa rotasi hanyalah langkah awal. Hal yang jauh lebih penting adalah pembuktian kinerja para pejabat baru di mata masyarakat.
“Masyarakat menunggu perubahan konkret, terutama di sektor pelayanan publik. Semua elemen masyarakat perlu ikut mengawasi apakah akan ada perbaikan nyata setelah rotasi besar-besaran ini,” kata Hendrawan.
Hendrawan juga mengingatkan Wali Kota Effendi Edo terkait komitmen transparansi dan keterbukaan publik yang pernah disampaikan saat masa kampanye. Ia menilai, realisasi transparansi di setiap sektor pelayanan hingga saat ini belum terlihat maksimal.
“Kami meminta Wali Kota untuk mengingat kembali janji terkait transparansi. Kami dari Paguyuban Pelangi akan terus memantau dan mengawasi kinerja para ASN ini demi kemajuan Kota Cirebon,” pungkasnya.
Reporter: Kris
Editor: Redaksi Inapos
