Panen Bergilir Dongkrak Produktivitas, BUMDes Bobos Sukses Hasilkan 5 Kuintal Mentimun
Panen Bergilir Dongkrak Produktivitas, BUMDes Bobos Sukses Hasilkan 5 Kuintal Mentimun
INAPOS, CIREBON – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bakti Nagari, Desa Bobos, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, kembali menunjukkan geliat positif di sektor pertanian. Pada panen kedua komoditas mentimun, BUMDes ini mampu menghasilkan lebih dari 8 kuintal.
Keberhasilan tersebut tak lepas dari strategi panen bergilir yang diterapkan pengelola. Pola ini dinilai efektif menjaga kualitas hasil sekaligus menyesuaikan dengan kebutuhan pasar.
Ketua BUMDes Bakti Nagari, Tati, mengatakan pola panen dilakukan secara bergantian setiap dua hari, yakni satu hari panen dan satu hari jeda. Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas dan ukuran timun agar sesuai dengan permintaan pasar.
“Sekarang hasilnya lebih banyak, tapi tetap disesuaikan dengan ukuran. Kalau terlalu besar justru kurang diminati. Pasar lebih butuh ukuran sedang untuk konsumsi rumah tangga,” ujar Tati, Kamis (23/4/2026).
Tati menambahkan, seluruh hasil panen saat ini dipasarkan ke sejumlah pasar tradisional di wilayah Kabupaten Cirebon. Sementara itu, untuk memasok program Makan Bergizi Gratis (MBG), pihaknya belum bisa berpartisipasi karena menyesuaikan dengan kebutuhan menu harian.
“Panen kedua ini dapat lebih dari 8 kwintal. Harga sekarang lagi turun sekitar Rp4.000 per kilogram, tapi kalau normal bisa di kisaran Rp6.000 sampai Rp7.000,” jelasnya.
BUMDes Bakti Nagari saat ini mengelola lahan timun hampir dua hektare lebih yang tersebar di dua lokasi. Salah satu lokasi masih dalam tahap penanaman, sementara lokasi lainnya yang telah memasuki masa panen luasnya sekitar satu hektare.
Menurut Tati, sistem tanam bertahap tersebut diterapkan agar produksi dapat berlangsung secara berkelanjutan. Dengan begitu, pasokan ke pasar tetap terjaga tanpa jeda panen.
“Ini masih tahap awal, jadi hasilnya masih diputar untuk biaya produksi. Panen sekarang juga untuk tambahan modal perluasan lahan, jadi omzet bersihnya belum bisa dihitung,” katanya.
Ke depan, BUMDes Bakti Nagari berencana mengembangkan komoditas pertanian lainnya, termasuk buah durian. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan kawasan pertanian terpadu yang mencakup berbagai jenis tanaman, mulai dari padi, mentimun hingga durian.
Reporter : Didin
Editor : Tim Redaksi
