Selasa, April 21, 2026

Paguyuban Pelangi Kota Cirebon suarakan keadilan atas kenaikan PBB. Kris
DaerahHeadlineSosial

Protes Kenaikan PBB, Paguyuban Pelangi Kota Cirebon Tegaskan Aksi Perjuangan Tak Akan Berhenti

INAPOS, KOTA CIREBON.- Paguyuban Pelangi Kota Cirebon yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat dan organisasi kemasyarakatan kembali menggaungkan aksinya menuntut keadilan atas kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kota Cirebon.

Perwakilan Paguyuban Pelangi, Hetta M. Latumetten, menegaskan perjuangan ini akan terus dilakukan hingga suara masyarakat benar-benar didengar para pemangku kebijakan.

Ia menyoroti perbedaan tajam kenaikan PBB antara Kota Cirebon dan daerah lain, seperti Kabupaten Pati.

“Berkaca dari Pati, kenaikan hanya sekitar 250 persen. Di Kota Cirebon bisa hampir 1.000 persen. Kenapa kita tidak bisa seperti Pati? Kami akan berjuang sampai kapan pun. Dari awal tahun 2024 kami sudah bergerak, sampai ke Presiden dan Mendagri, dan itu pun sudah didengar oleh mereka,” ujarnya, Selasa (12/8/25).

Hetta menjelaskan, di Kota Cirebon ada empat wilayah yang terdampak kenaikan PBB signifikan, namun perjuangan warga sering dianggap hanya mewakili “1 persen” suara. Padahal, menurutnya, hampir seluruh warga merasakan dampak serupa.

“Kenaikan minimal 100 persen dialami hampir semua warga. Hanya karena nilainya dianggap kecil, 50–100 persen, lalu dibilang tidak berdampak. Tapi ingat, 1 persen bahkan setengah persen pun tetap bagian dari masyarakat Kota Cirebon,” tegasnya.

Sejak Januari 2024, Paguyuban Pelangi telah menempuh berbagai langkah, mulai dari menyampaikan aspirasi ke DPRD Kota Cirebon, menggelar aksi di jalan, hingga melakukan audiensi ke pemerintah pusat. Namun, perubahan yang dirasakan masyarakat masih minim.

Paguyuban Pelangi berharap perjuangan ini mendapatkan dukungan luas dari berbagai pihak, sehingga aspirasi masyarakat Kota Cirebon benar-benar menjadi perhatian serius para pengambil kebijakan.

Reporter: Kris

Editor: Redaksi Inapos 

8 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *