Kamis, April 16, 2026

Seminar kesehatan bertema “Fit to Work & Stay Healthy: Fondasi Kesehatan untuk Kinerja Berkelanjutan.” Foto: Kris
DaerahEkonomi dan Bisnis

Semarak Bulan K3, Kilang Pertamina Balongan Gelar Seminar Kesehatan “Fit to Work & Stay Healthy”

INAPOS, INDRAMAYU.- Dalam rangka menyemarakkan peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Kilang Pertamina Balongan menggelar seminar kesehatan bertema “Fit to Work & Stay Healthy: Fondasi Kesehatan untuk Kinerja Berkelanjutan.”

Kegiatan ini berlangsung di Gedung Patra Ayu, Perumahan Pertamina Bumi Patra Indramayu, Selasa (10/2/26), dan diikuti ratusan peserta.

Peserta yang hadir terdiri dari pekerja Kilang Balongan, keluarga pekerja, hingga para pekerja mitra. Antusiasme tinggi terlihat sejak awal acara, terlebih dengan kehadiran narasumber nasional, dr. Reisa Broto Asmoro, yang dikenal sebagai praktisi kesehatan sekaligus figur publik.

Senior Manager Operation and Manufacturing (SMOM) Kilang Balongan, Eko Nurcahyono, mewakili General Manager, menegaskan bahwa kinerja perusahaan yang unggul selalu berawal dari pekerja yang sehat dan selamat.

Eko mengungkapkan, berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan, angka kecelakaan kerja di Indonesia pada kuartal I 2025 meningkat 9,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Tercatat sebanyak 5.632 kasus kecelakaan kerja, dengan mayoritas terjadi di sektor konstruksi, manufaktur, dan pertambangan.

“Konsep fit to work bukan hanya memastikan seseorang layak bekerja hari ini, tetapi juga memastikan pekerja mampu bertahan sehat, bugar, dan produktif dalam jangka panjang. Inilah makna dari stay healthy, fondasi penting untuk menciptakan kinerja yang berkelanjutan, aman, dan berkualitas,” jelas Eko.

Ia juga mengajak seluruh jajaran manajemen dan pekerja menjadikan semangat Bulan K3 sebagai budaya kerja sehari-hari, bukan sekadar kegiatan seremonial.

Dalam sesi pemaparan, dr. Reisa Broto Asmoro menjelaskan pentingnya menjaga pola hidup sehat melalui aktivitas fisik rutin, olahraga teratur, konsumsi gizi seimbang, serta pengelolaan stres yang baik.

“Gaya hidup tidak sehat dapat memicu penyakit metabolik, degeneratif, menahun, dan tidak menular. Empat penyakit kritis tertinggi di Indonesia saat ini adalah stroke, kanker, jantung, dan diabetes,” ungkap dr. Reisa.

Seminar yang dimoderatori oleh dr. Ferdi Marulitua Simanjuntak, M.K.M., AIFO-K dari Health-HSSE Kilang Balongan ini juga diisi dengan penyerahan penghargaan kepada para juara Program Wellness bagi pekerja dan petugas keamanan.

Secara terpisah, Area Manager Communication, Relation & CSR Kilang Balongan, Cecep Supriyatna, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam menjaga ketahanan energi nasional.

“Menjaga kesehatan fisik dan mental pekerja adalah bagian penting agar operasional kilang berjalan optimal, aman, dan andal,” ujarnya.

Reporter: Kris

Editor: Redaksi Inapos 

 

57 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *