Jumat, April 17, 2026

Gubernur DKI Jakarta Pramono saat menghadiri peluncuran program di Rusun Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat. Nal
Sosial

Tangani TBC di Ibu Kota, Gubernur Pramono Anung Luncurkan Program Pasukan Putih

INAPOS, JAKARTA.- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kini tengah fokus menangani tingginya angka kasus Tuberkulosis (TBC) di wilayah ibu kota.

Salah satu langkah konkret yang diambil adalah meluncurkan program layanan kesehatan unggulan bernama Pasukan Putih.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan bahwa Pasukan Putih dirancang untuk memperkuat layanan kesehatan masyarakat, termasuk dalam penanggulangan penyakit menular seperti TBC.

“Kita sedang menangani itu. Pasukan Putih ini sepenuhnya bekerja untuk memberikan support kesehatan yang ada di Jakarta. Tentunya semua penyakit termasuk tadi yang disampaikan, TBC dan sebagainya,” ujar Pramono saat menghadiri peluncuran program di Rusun Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, Rabu (14/5/25).

Pramono menambahkan, penanganan TBC telah menjadi pembahasan khusus bersama Dinas Kesehatan DKI Jakarta dalam beberapa pekan terakhir, seiring dengan peningkatan angka kasus di beberapa wilayah.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menyebut bahwa saat ini tercatat sebanyak 274 RW di Jakarta telah berstatus siaga TBC. Upaya pengendalian dilakukan melalui pendekatan berbasis komunitas dengan melibatkan kader kesehatan.

“Pasukan Putih akan bekerja sama dengan kader TB untuk menemukan kasus baru serta mengedukasi masyarakat yang pernah kontak dengan penderita agar mau diperiksa,” jelas Ani.

Lebih lanjut, Ani mengatakan Pasukan Putih juga akan mendampingi para penderita TBC untuk menyelesaikan pengobatan yang wajib dijalani selama enam bulan.

“Kami berkomitmen penuh untuk menekan angka TBC di Jakarta dan memastikan penderita mendapat pengobatan hingga tuntas,” tegasnya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menekankan bahwa TBC merupakan penyakit menular paling mematikan di Indonesia, bahkan lebih tinggi dari Covid-19.

“Setiap tahun ada lebih dari 100 ribu orang di Indonesia yang meninggal akibat TBC. Secara global, dalam satu tahun ada 1 juta orang yang meninggal. Ini sangat besar,” kata Menkes Budi.

Ia pun menggarisbawahi pentingnya skrining dan kepatuhan penderita terhadap pengobatan. “Setelah penderita ditemukan, pastikan dia minum obat selama enam bulan penuh,” tandasnya.

Peluncuran Pasukan Putih ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam perjuangan Jakarta untuk bebas dari TBC dan mewujudkan masyarakat yang lebih sehat.

 

Reporter: Zaenal

Editor: Redaksi Inapos 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *