Jumat, April 17, 2026

Warga Kalipasung geram akibat jalan rusak sejak covid-19 belum ada perbaikan dari Pemerintah Kabupaten Cirebon.
Pemerintah

Warga Kalipasung Geram Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Padahal Jadi Akses Vital Antar Desa

CIREBON – Kesabaran warga Desa Kalipasung, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, tampaknya sudah habis. Jalan poros kabupaten yang melintasi desa mereka rusak parah selama bertahun-tahun tanpa ada perbaikan dari pemerintah. Padahal, jalan ini menjadi akses vital bagi sejumlah desa tetangga seperti Serang, Gagasari, Kalimaro, hingga Gebang Kulon.

Kerusakan jalan yang tak kunjung diperbaiki ini menuai kekecewaan mendalam dari masyarakat. Mereka pun mendesak pemerintah Kabupaten Cirebon segera bertindak.

“Benar apa yang dikeluhkan warga kami. Kami sebenarnya sudah melakukan ajuan ke pemerintah. Kami sudah buat proposal ke PUTR dan menghadap ke Sekdis, Bupati, Wakil Bupati, serta beberapa anggota dewan,” ungkap Kuwu Kalipasung, Endi Supriyadi, SH, MH, kepada wartawan, Selasa (17/6).

Namun hingga kini, kata Endi, belum ada satu pun tindak lanjut konkret dari pemerintah kabupaten. Jalan poros itu tetap dalam kondisi memprihatinkan, penuh lubang dan berlumpur saat hujan, serta membahayakan pengguna jalan.

“Sejak adanya COVID-19 sampai sekarang, belum ada perbaikan jalan poros kabupaten di Desa Kalipasung,” tambahnya.

Karena tak ingin tinggal diam, warga bersama aparat desa bergotong royong menambal jalan tersebut secara mandiri. Mereka menambal sekitar 850 meter ruas jalan yang rusak. Namun, usaha swadaya itu jelas tak cukup untuk mengatasi kerusakan yang semakin parah.

“Pertanyaannya, kenapa jalan di desa kami tidak diperbaiki? Sementara di desa lain yang lewatnya dari sini justru mendapat perhatian,” keluh salah seorang warga Desa Kalipasung yang enggan disebutkan namanya.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar tentang prioritas pembangunan infrastruktur di Kabupaten Cirebon. Warga mempertanyakan keadilan dan perhatian pemerintah terhadap wilayah mereka, padahal jalan itu digunakan oleh warga dari berbagai desa.

Endi menegaskan bahwa jalan poros tersebut memiliki peranan sangat penting dalam mendukung mobilitas masyarakat. Ia pun kembali menyuarakan harapan agar pemerintah kabupaten tidak tutup mata.

“Kami berharap jalan poros kabupaten di Desa Kalipasung segera diperbaiki. Karena jalan ini sangat vital bagi masyarakat dan pengguna jalan,” tegasnya.

Desakan warga Kalipasung bukan sekadar keluhan, tapi cerminan dari rasa frustrasi atas janji-janji pembangunan yang tak kunjung terealisasi. Jika terus dibiarkan, bukan hanya aktivitas warga yang terganggu, tetapi juga potensi ekonomi desa yang bisa terhambat akibat buruknya infrastruktur.

8 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *