Forum Warga Empat Desa Desak Normalisasi Sungai Singaraja, BBWS Cimanuk Cisanggarung Janji Tindak Lanjut
INAPOS, KOTA CIREBON.- Forum Lembaga Empat Desa yang terdiri dari unsur Karang Taruna, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan Pemerintah Desa (Pemdes) di wilayah Kecamatan Astanajapura dan Pangenan, Kabupaten Cirebon, menyatakan kekecewaannya terhadap Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung.
Mereka mendesak agar normalisasi Sungai Singaraja segera dilakukan untuk mencegah bencana banjir yang kerap melanda wilayah mereka.
Desakan ini disampaikan menyusul kekhawatiran warga atas potensi banjir yang dapat terjadi sewaktu-waktu jika tidak ada langkah konkret dari pihak berwenang.
Menanggapi hal tersebut, Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung, Dwi Agus Kuncoro, menyatakan bahwa pihaknya tidak tinggal diam. Ia menegaskan bahwa proses normalisasi telah dimulai dan akan dilakukan secara bertahap.
“Besok, Selasa, tim alat berat akan melakukan survei ke lokasi di empat desa tersebut. Saat ini kami fokus terlebih dahulu di bagian hilir Sungai Singaraja yang sudah mengalami pendangkalan, agar saat terjadi hujan deras air bisa langsung mengalir ke laut,” ujar Dwi Agus kepada inapos, Senin (9/6/25).
Berita terkait:
https://inapos.id/forum-4-desa-desak-normalisasi-sungai-singaraja-bbws-dinilai-lamban-dan-tak-tanggap/
Ia juga membantah tudingan bahwa BBWS Cimanuk Cisanggarung lamban dan tidak tanggap terhadap kondisi di lapangan. Menurutnya, penanganan sungai harus dilakukan bertahap mengingat panjang aliran sungai dan luasnya cakupan wilayah kerja BBWS.
“Kami keberatan jika dinilai lamban. Kami sudah segera kirim alat berat ke hilir Sungai Singaraja. Tapi memang tidak bisa sekaligus karena panjang sungainya cukup signifikan, dan wilayah kerja kami mencakup tujuh kabupaten dan satu kota,” jelasnya.
Dwi Agus menambahkan, pekerjaan normalisasi Sungai Singaraja sudah mulai dilakukan, dan secara bertahap akan berlanjut ke bagian hulu.
Dalam pernyataannya, ia juga menyinggung pentingnya kolaborasi dan peran aktif dari Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon.
“Penanganan banjir tidak bisa hanya mengandalkan BBWS. Diperlukan sinergi yang baik dengan pemerintah daerah untuk mempercepat penanganan dan perawatan sungai secara menyeluruh,” tegasnya.
Reporter: Kris
Editor: Redaksi Inapos
