Lapas Cipinang Gandeng BPBD DKI Jakarta, Gelar Pelatihan Kesiapsiagaan Megathrust
INAPOS, JAKARTA.- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang menunjukkan komitmennya dalam membangun lingkungan pemasyarakatan yang aman dan tangguh dengan menggelar Pelatihan Manajemen Bencana dan Potensi Megathrust pada Selasa (23/9/25).
Kegiatan yang digelar di aula utama Lapas Cipinang ini merupakan hasil kerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta. Pelatihan diisi dengan penyampaian materi sekaligus simulasi evakuasi mandiri saat terjadi gempa bumi.
Kepala Bagian Tata Usaha, Lis Susanti, yang hadir mewakili Kalapas Cipinang Wachid Wibowo, menegaskan pentingnya kesiapan petugas dan warga binaan.
“Kalapas menekankan bahwa kesiapsiagaan bukan hanya soal teknis, tetapi juga bagian dari integritas pelayanan publik. Keselamatan warga binaan dan petugas adalah prioritas utama, sehingga kesiapan mental dan teknis harus berjalan seiring,” ujarnya.
Lis menambahkan, pelatihan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antarunit kerja di lingkungan lapas.
“Kami ingin seluruh petugas memahami peran masing-masing ketika bencana terjadi. Tidak ada ruang untuk panik, yang ada adalah koordinasi dan ketenangan,” tegasnya.
Materi teknis disampaikan oleh Embai Suhaimi, Sub Ketua Kelompok Urusan Kesiapsiagaan BPBD DKI Jakarta. Ia menekankan bahwa simulasi di lapas memiliki tantangan tersendiri.
“Lapas adalah lingkungan khusus dengan keterbatasan akses. Karena itu, evakuasi harus terstruktur dan kolektif. Simulasi ini bertujuan membentuk refleks dan kesadaran bersama,” jelasnya.
Sementara itu, salah satu peserta, Rosi Septiani, mengaku mendapat banyak manfaat dari kegiatan ini. “Kami jadi lebih siap. Dari simulasi, kami belajar bagaimana bertindak cepat dan tepat. Ini menyadarkan kami bahwa bencana bisa datang kapan saja, dan kami tidak boleh lengah,” ungkapnya.
Dengan semangat PRIMA (Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel), Lapas Cipinang menegaskan bahwa pemasyarakatan tidak hanya soal pengamanan, tetapi juga perlindungan nyawa.
Pelatihan ini menjadi langkah nyata Lapas Cipinang menuju lingkungan yang lebih sigap, aman, dan tangguh terhadap risiko bencana, sejalan dengan kebijakan nasional penguatan ketahanan institusi publik.
Reporter: Zaenal
Editor: Redaksi Inapos
