Pertamina EP Zona 7 dan BPBD Indramayu Gelar Pelatihan Mitigasi Bencana
INAPOS, INDRAMAYU.- Sebagai wujud kepedulian terhadap keselamatan dan ketangguhan masyarakat di wilayah operasi, PT Pertamina EP Zona 7 Jatibarang Field bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu menggelar kegiatan “Pelatihan Mitigasi Tanggap Bencana di Kabupaten Indramayu Tahun 2025”, Rabu (22/10/25).
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kesiapsiagaan dan penguatan kapasitas masyarakat menghadapi potensi bencana.
Bertempat di Aula Kantor BPBD Kabupaten Indramayu, kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, di antaranya perwakilan Camat Sukagumiwang dan Camat Terisi, serta para kuwu dari sembilan desa di wilayah sekitar operasi Pertamina, yakni Desa Bondan, Sukagumiwang, Gunungsari, Tersana, Cibeber, Gedangan, Cikawung, Jatimulya, dan Jatimunggul.
Turut hadir pula mitra operasi seperti PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU VI Balongan, IT Balongan, PHE ONWJ, dan PT Polytama Propindo, yang bersama-sama berkomitmen meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat Indramayu terhadap risiko bencana.
Kegiatan dibuka oleh Officer of Comm Rel & CID-CSR Pertamina EP Zona 7, Hardian, yang mewakili Head of Comm Rel & CID-CSR. Dalam sambutannya, Hardian menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat.
“Kesiapsiagaan terhadap bencana tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat agar kita semua siap dan tangguh menghadapi potensi bencana di wilayah Indramayu,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Indramayu, Drs. Dadang Oce Iskandar, menyampaikan apresiasinya kepada Pertamina EP Zona 7 atas kontribusinya dalam memperkuat kapasitas masyarakat.
“Kami berterima kasih atas dukungan Pertamina EP Zona 7 yang terus konsisten mendukung program mitigasi bencana. Kolaborasi seperti ini sangat penting agar masyarakat lebih siap menghadapi kondisi darurat,” katanya.
Dalam sesi pemaparan materi, Yan Satriyo, S.T., memaparkan konsep dasar mitigasi dan tanggap bencana yang relevan dengan kondisi geografis dan sosial wilayah Indramayu, khususnya di kawasan pesisir.
Peserta kemudian mengikuti sesi diskusi interaktif serta simulasi lapangan yang dipandu oleh para instruktur, yaitu Sutrisno, Achmad Hidayat, Supriyanto, Rachmad Hidayatulloh, Wangsa Suseno, Whinata, dan Linggar Ekajati. Simulasi ini memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam menghadapi situasi darurat secara cepat dan tepat.
Melalui kegiatan ini, Pertamina EP Zona 7 menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan ketahanan masyarakat terhadap bencana, khususnya di wilayah sekitar operasi migas.
Reporter: Kris
Editor: Redaksi Inapos
