Schatzi Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera
INAPOS, JAKARTA.- Musibah banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh, turut mengetuk hati host live Pro TikTok asal Bandung, Schatzi. Sosok yang dikenal lewat prestasinya meraih TikTok Award Asia Tenggara di Vietnam dan London itu mengaku merasakan duka mendalam setelah melihat dampak bencana yang menelan korban jiwa serta merusak bangunan tempat tinggal dan berbagai fasilitas warga.
Selain aktif di dunia digital, Schatzi juga tengah meniti karier musik lewat single miliknya berjudul “Berharap Tiada Hari Esok.”
Dalam wawancara via sambungan telepon usai menunaikan ibadah umrah, ia menceritakan betapa berat hatinya ketika menyaksikan laporan terkait bencana tersebut.
“Aku merasa sedih sekali. Bencana itu menghancurkan segalanya, termasuk nyawa manusia,” ujarnya, (1/12/25).
Schatzi juga menyinggung pengalaman pribadinya sebelum berangkat umrah, ketika ia kehilangan uang dan barang berharga akibat ulah orang terdekat. Namun ia memilih mengikhlaskan semuanya.
“Aku kembali meyakini bahwa semua yang kita miliki hanyalah titipan Tuhan,” katanya.
Kabar bencana di Sumatera membuatnya terdiam lama. Ia membayangkan betapa berat situasi yang dialami para korban dan merasa bahwa musibah yang pernah dialaminya tidak sebanding dengan penderitaan mereka.
Setelah melihat sejumlah berita melalui televisi dan media sosial, ia tergerak mengirimkan bantuan berupa sembako dan susu balita untuk para korban.
“Semoga sedikit bantuan ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita di sana,” ujarnya.
Schatzi sebenarnya berniat datang langsung ke lokasi, namun mengurungkan niat setelah mendapat informasi mengenai sulitnya akses menuju titik bencana. Ia akhirnya menyalurkan bantuan melalui wartawan di Kota Cirebon serta pemerintah setempat, mengingat ia tidak memiliki akses langsung ke posko di Medan.
Aksi spontannya itu bukan semata-mata demi mencari sorotan. Ia justru berharap semakin banyak pihak yang ikut tergerak membantu korban bencana di Sumatera.
“Semoga mereka diberi ketabahan atas apa yang terjadi dan tetap menjaga kesehatan di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu,” tutupnya.
Reporter: Roni
Editor: Redaksi Inapos
