Sabtu, April 18, 2026

uji coba kekuatan paving blok hasil produksi warga binaan Lapas Tangerang. Foto: Nal
HukumDaerah

Uji Coba Paving Blok Warga Binaan Lapas Tangerang Tembus Standar Teknis

INAPOS, TANGERNAG.- Lapas Kelas I Tangerang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan berbasis kemandirian dengan melaksanakan uji coba kekuatan paving blok hasil produksi warga binaan.

Kegiatan ini berlangsung di fasilitas PT Wijaya Karya (WIKA) Laboratorium, dan dihadiri oleh Kabid Giatja, Kasi Lohasker, serta operator kegiatan Jawara Beton.

Uji coba tersebut bertujuan untuk memastikan kualitas dan daya tahan paving blok hasil program pembinaan kerja, sekaligus membuka peluang kerja sama lebih luas dengan sektor konstruksi nasional.

Produk yang diuji merupakan hasil pelatihan dan produksi dari unit kerja Jawara Beton, inisiatif unggulan Lapas Tangerang dalam bidang konstruksi dan manufaktur.

“Uji coba paving blok hasil produksi Lapas Kelas I Tangerang hari ini membuktikan bahwa pembinaan kerja warga binaan telah menghasilkan produk yang tidak hanya layak, tetapi juga kompetitif secara teknis. Ini bukti nyata bahwa program kemandirian di pemasyarakatan mampu menciptakan karya berkualitas yang siap bersaing di dunia industri,” ujar Kabid Giatja Lapas Kelas I Tangerang.

Ia juga menambahkan, keberhasilan uji coba ini menjadi momentum sinergi antara pembinaan dan pembangunan, serta bukti nyata bahwa warga binaan mampu menghasilkan produk yang bernilai ekonomi tinggi.

Sementara itu, Kasi Lohasker menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar uji teknis, melainkan wujud nyata pembinaan yang berorientasi pada kualitas, keberlanjutan, dan ekonomi hijau.

“Paving blok yang dihasilkan warga binaan menunjukkan potensi besar untuk digunakan dalam proyek konstruksi yang sesungguhnya. Bahan bakunya menggunakan limbah Fly Ash Bottom Ash (FABA) dari PLTU Lontar, yang mengusung konsep ramah lingkungan. Dengan dukungan mitra seperti PLTU Lontar dan WIKA Laboratorium, kami optimis produk ini dapat memenuhi standar industri dan menjadi bagian dari pembangunan nasional,” ungkapnya.

Hasil uji coba menunjukkan bahwa paving blok produksi Lapas Tangerang memiliki kekuatan tekan yang memenuhi standar teknis nasional, sehingga berpotensi digunakan dalam proyek-proyek pembangunan berskala besar.

Dalam kesempatan tersebut, operator Jawara Beton juga memberikan paparan teknis terkait proses produksi, komposisi material, serta rencana pengembangan produk ke depan.

Reporter: Zaenal

Editor: Redaksi Inapos 

 

 

58 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *