Kamis, April 16, 2026

Kepala Desa Serang Kulon, Alimudin bersama istirinya memotong tumpeng pada peringatan Hari Jadi Serang Kulon Ke-41.
Daerah

Peringatan Hari Jadi ke-41, Desa Serang Kulon Usung Semangat Maju dan Bermartabat

Kabupaten Cirebon, inapos.id – Semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya lokal begitu terasa dalam peringatan Hari Jadi ke-41 Desa Serang Kulon, Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon, yang digelar meriah di Kantor Kuwu setempat pada Sabtu (19/7/2025). Mengusung tema “Serang Kulon Maju dan Bermartabat”, kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai ajang perayaan, tetapi juga sebagai momentum refleksi dan doa bersama untuk kemajuan desa ke depan.

Kepala Desa Serang Kulon, Alimudin, menyampaikan bahwa rangkaian acara telah berlangsung selama tiga hari berturut-turut dengan penuh antusiasme dari masyarakat. Mulai dari lomba karaoke yang disponsori oleh Jarum Super, hingga kegiatan sosial berupa santunan kepada anak yatim dan jompo.

“Alhamdulillah kegiatan hari Desa Serang Kulon yang ke-41 maknanya Serang Kulon maju dan bermartabat. Rangkaian kegiatan Alhamdulillah tiga hari sampai sekarang, pertama mungkin kegiatan Lomba Karoke bersama sponsorship Jarum Super, yang kedua pembagian santunan anak yatim dan dua pak sekitar 180 orang. Malamnya istiqosah, doa bersama, dan ada juga senam massal khusus ibu-ibu,” ujar Alimudin.

Puncak acara yang digelar Sabtu pagi diwarnai dengan kegiatan istighotsah dan tahlil bersama yang sudah dilakukan pada malam sebelumnya, Jumat (18/7). Pagi harinya, warga diajak untuk mengikuti napak tilas perjalanan pemerintahan desa dari masa ke masa. Napak tilas tersebut menjadi simbol penghormatan terhadap sejarah dan jasa para tokoh pendiri serta mantan kepala desa terdahulu.

“Memang kalau tahun-tahun sebelumnya kita ada acara karnaval, namun tahun ini agar momentum ulang tahunnya lebih sakral, maka kita langsung menggelar acara syukuran dengan ditandai potong tumpeng,” terang Alimudin.

Acara potong tumpeng menjadi tanda rasa syukur seluruh masyarakat atas perjalanan panjang Desa Serang Kulon yang kini genap berusia 41 tahun. Masyarakat dari berbagai kalangan turut hadir untuk memeriahkan acara, termasuk tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, hingga ibu-ibu PKK.

Tidak berhenti sampai di situ, siang harinya acara dilanjutkan dengan Panggung Rakyat, yang menghadirkan beragam kesenian lokal. Penampilan utama dalam panggung ini adalah Sandiwara Indah Jaya asal Karangreja, sebagai bentuk pelestarian budaya asli Cirebon.

Menurut Kuwu Alimudin, kesenian Sandiwara ini sengaja dihadirkan untuk memperkenalkan kembali budaya pesisir Cirebon kepada masyarakat Serang Kulon, terutama generasi muda, yang selama ini belum banyak mengenal seni tradisi tersebut.

“Selama ini masyarakat Desa Serang Kulon jarang mengenal seni budaya asli Cirebon yakni Sandiwara, yang bagi masyarakat di pesisir sudah menjadi hiburan rutin dalam setiap momentum nadran, sedekah bumi maupun hajatan, maka pada acara peringatan hari jadi tahun ini pihaknya mencoba menghadirkan kesenian budaya Cirebon yaitu kesenian sandiwara ini,” jelasnya.

Tak hanya hiburan, panggung rakyat juga diselingi dengan pembagian doorprize menarik kepada warga. Doorprize ini menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Desa terhadap partisipasi masyarakat dalam memeriahkan hari jadi desanya. Suasana semakin semarak ketika warga antusias menunggu undian hadiah yang diumumkan di sela-sela pertunjukan seni.

“Untuk peringatan hari jadi Desa Serang Kulon yang ke-41 tahun 2025 ini kami mengambil tema Serang Kulon Maju dan Bermartabat, sebagai ungkapan harapan pemdes dan yang didambakan masyarakat Desa Serang Kulon,” pungkas Kuwu Alimudin.

Dengan mengangkat nilai-nilai kearifan lokal serta semangat gotong royong, Pemerintah Desa Serang Kulon berharap momentum hari jadi ini menjadi pijakan awal menuju desa yang lebih maju, sejahtera, dan tetap menjunjung tinggi martabat budaya leluhur. (Din) 

 

6 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *